Showing posts with label Water Treatment. Show all posts
Showing posts with label Water Treatment. Show all posts

Saturday, 20 June 2020

4 Stupid-Simple Ways To Check Your Water is Safe or Not

4 Stupid-Simple Ways To Check Your Water is Safe or Not

Hello, I very excited to meet you again in this post.

I really happy to know there are still somebody who really give a concern about water treatment. Because somehow in these days, i have seen that like everybody is just not give a concern about water. Even to the water that they drink.. And even if that will endangerous them.

Well.. Let’s cut all the annoying chat (I know some of you just want to know how to check it). Then let’s get to start with this. And we will discover that there are several stupid-simple ways to check our water, for the safety needs.

And here is the number one

1. Take a glass of water, and Let it there for a night


What does it means?

I know that my english is not quite good. But here is the reason behind this ways of checking.

Do You Know several chemical elements like Ferri (Iron) and Manganesse?

these elements will make some sludge or sediment or dirts in the water after a few hours (some times only in a few minutes).

You will see something colored like soil dirt will comes into your glass of water, and that are called iron pollutant.

But if you see some dirt like have a blue color, well congratulations.. You just saved your body from a toxic manganesse..


What else that you can find with this first tips of checking your water?

You also can see that in one night, the water that you have collected in the glass may be will be full of insects or ants.

And what sign that we get from there?

We get a sign that the water we consume is have some mineral like magnesium or calcium on it.and it may be not so bad to have it (If in a tollerable amount of course). >> well discuss about this later.


2. Boil it until almost dry and you’ll see something





I really recomend you this watch over your stove while you’re doing this. Because it may start off a fire in your house, if you forgot to turn it off.

Well, what’s the reason of doing this? Of course the first reason is to make sure your water is safe to drink. and The second reason is to see, what pollutant does your water has.

You see, some water will have a huge ammount of calcium and/or magnessium on it. And it callled as hardness.

If you think calcium and magnesium is good for your body. Then you’re right.. But not absolutely right.

The calcium and magnesium that we need is the calcium in the form of organic form. Like Calcium Lactate. But in the water, the calcium may be exist in other forms. And most likely it’s in innorganic form. and that’s kind of calcium are the one that not safe and will ruining our health

With this simple checking method, you will make sure that your water is safe by see the signs left by boiled water. If there are some kind of marks like this :


That’s mean you have quite huge hardness content on your water. And so.. it’s not fully safe to drink that water for a long time (I recomend you to install some softener system).

3. Make a nice cup of tea with it.


The third way to check your water is safe or not, is just make a cup of tea with them.

You know, that tea have a good antioxidant substance on them. And it will react with the pollutant or chemical elements in the water.

Don’t drink it, just let it there for one whole day. And after that, if you see the color of the tea water is not normal (I recomend that you also make a blanko to see the differences), please consider to treat the water before you use it. Because the water that you have maybe contain some harmful pollutant that can ruin your health.

Recomended to Read : How to design your tank size for Activated Carbon


4. Check the pH and TDS of your water using a pH and TDS meter


Maybe this way of checking your water, will cost you a little bit of money. But hey.. I think it’s worthed. Because these two parameters will give you a big information about the safety degree of your water.

You see, a safe to drink water will have a pH about 6 – 9. And if you find the water that you consume, are having more or less that the value that I told you, then it’s mean the water is not safe to consume. Maybe there are some pollutant like base or acid that accidentally enter your water system.

You can check many article on the internet that will give you a good explanation about how dangerous water can be if they have abnormal pH.

And for the TDS, it should show that the water that you and your family consuming are having a low TDS. The recomended TDS (Total Dissolved Solid) for your drinking water is below 500 mg/L.


If you find that your water that you drinkin are having more that 500 mg/L of TDS. Then get ready to have a problem in your kindney in the next 5 years.


Well.. I thinks these 4 ways of water checking will give you a quite good information about the water that you consume. But if you need some other good information about it, then stay tune in on-water.us by subscribing our newsletter.



See you next time in olah-air.com


Warm Regards



Mr. Anggi Nurbana
Baca selengkapnya

Wednesday, 3 June 2020

Hierarki Parameter Baku Mutu Air Limbah di Indonesia

Baca selengkapnya

Jenis-Jenis Peralatan di Water dan Waste Water Treatment Plant

Baca selengkapnya

Friday, 27 March 2020

Teknik Water Treatment Sederhana untuk Menangani Virus Corona

Teknik Water Treatment Sederhana untuk Menangani Virus Corona

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Sobat pembaca olah-air.com sekalian, saat ini dunia sedang dirundung duka dan kebingungan. Ya duka dan kebingungan itu muncul dari suatu mahluk yang amat kecil bernama virus Corona.

Mahluk yang satu ini, ternyata walaupun tidak terlihat dapat membunuh banyak manusia dalam waktu yang singkat. Dan hebatnya lagi, mahluk bernama corona virus ini membunuhnya dengan cara perlahan dan diam. Maka tidak heran banyak yang menyebutnya sebagai Silent Killer.

Terkait dengan itu semua, saya sebagai seorang praktisi water treatment juga ingin sekali menuliskan satu dua hal yang berhubungan dengan Corona Virus ini. Tentunya tulisan tersebut tetap berada pada koridor pengolahan air atau water treatment.

Karena, kita tahu :
1. Air adalah zat yang vital dalam kehidupan sehari-hari dan rasanya tidak mungkin manusia seharian tidak berjumpa dengan air.
2. Blog ini kan judulnya saja sudah olah-air.com tentu bahasan utamanya akan seputar air juga hehehe.

Pilihan Teknik Water Treatment untuk Membunuh Virus Corona
Setelah ini kita akan membahas cara-cara pengolahan air yang secara mudah bisa kita gunakan untuk mengontrol dan melindungi keluarga kita dari virus corona. Namun sebelum jauh masuk ke sana, izinkan saya untuk menceritakan penemuan hasil googling saya via internet baru-baru ini.



Saya menemukan beberapa lembar tulisan di Scribd yang di upload sekitar 7 tahun yang lalu dan bahkan ada yang 9 tahun yang lalu. Disana dituliskan bahwa Virus Corona telah lama tersebar di dunia dan Outbreak pertama yang paling heboh adalah antara 2010 dan 2011 dimana penyakit SARS atau Severa Accute Respiratory Syndrome terjadi. Hal ini berarti penyakit virus corona ini bukanlah penyakit baru dan seharusnya dalam waktu yang hampir 1 dekade ini antidote ataupun vaksin untuk virus ini sudah ditemukan. Atau mungkin memang sudah ditemukan, tapi kurang laku ya jadi coba dijual ulang (Conpiracy theory mode)

Anyway, itu sekilas saja dan kita akan kembali pada topik kita yakni teknik water treatment untuk membasmi corona. Dan untuk memperluas jangkauan pembaca, kita akan mulai membahasnya dari mulai teknik paling sederhana.

Penggunaan Kaporit sebagai Desinfectant
a. Kaporit ataupun Pemutih pakaian untuk membersihkan rumah
Sebenarnya sudah lama zat kaporit dikenal sebagai desinfectant yang bisa digunakan untuk membunuh virus dan bakteri, namun karena sifatnya yang mengiritasi kaporit jadi kurang populer untuk digunakan.

Bleaching agent seperti bayclean ataupun lainnya dapat kita temui dengan mudah di toko atau warung mana saja, bisa kita gunakan dengan mudah untuk membunuh bakteri. Caranya adalah dengam melarutkannya dengan sebagian besar air sehingga didapatkan larutan 1% kaporit.

Untuk mempermudah pembuatannya, saya telah menyajikan suatu tabel yang bersumber dari australian goverment departement of health.

dengan cara ini, kita dapat dengan mudah membuatnya di rumah untuk kemudian digunakan membersihkan barang ataupun cuci tangan demi menghindari dan membunuh virus corona.

b. Penggunaan Kaporit untuk Air Domestik
Cara kedua yang termudah untuk memastikan tubuh kita (bagian luar tentunya) bebas dari virus corona yang melekat adalah dengan mandi dan membersihkan diri dengan air yang mengandung kaporit.

Namun pertanyaannya, amankah menggunakan kaporit untuk air mandi kita?

Jawabannya tentu saja aman, selama masih mengikuti dosis yang sesuai. Kaporit, ataupun saudara dekatnya yang bernama clorin telah lama digunakan di dunia untuk membersihkan air dari virus dan bakteri di Kolam renang.

Sobat pembaca olah-air.com dapat dengan mudah mencirikan keberadaanya lewat baunya yang cukup khas.

Penggunaan kaporit di kolam renang ataupun air domestik rumahan kita harus diatur pada komposisi dengan konsentrasi sekitar 1-3 ppm saja ataupun 4 ppm.

Jikalau sebelumnya sobat menggunakan cairan kaporit dengan konsentrasi 0,1% (mengikuti tabel diatas) atau 1000 ppm, maka untuk mandi sobat cukup menggunakan 1/200 nya. Sehingga 1 botol bayclean ataupun pemutih dengan jumlah 50 mL dapat dilarutkan pada air sebanyak 1 liter untuk digunakan mandi.

Tapi sebenarnya ga perlu-perlu amat sih pakai kaporit di air, sebab virus corona itu sendiri akan rusak jika bertemu dengan sabun. Reaksinya dapat dilihat dibawah ini. 
Rusaknya sel Corona Virus ketika bereaksi dengan sabun


c. Kaporit/Chlorine For Humidifier/Mists
Cara ketiga untuk membunuh virus corona melalui teknik water treatment adalah dengan membuat humidifier ataupun mister kaporit.

Perlu diketahui bahwa menghirup kaporit dalam dosis tinggi  dan sering dapat menyebabkan gangguan kesehatan, untuk itu disarankan jangan bulak balik mencoba cara ini. Cara ini hanya untuk sekali-sekali saja  yakni ketika Anda baru pulang dari bepergian ke tempat yang lainnya.

Cara melakukan langkah ini adalah dengan membuat Humidifier sendiri (Pembuat Kabut) ==> kalau pakai kata mister nanti disangka mister gepeng hahaha.

Sobat pembaca dapat membuat larutan kaporit dengan kadar 0.1-0.5% kemudian disandingkan dengan mist maker. Mist maker atau pembuat kabut dapat dengan mudah ditemui di banyak alat bilik sterlisasi, atau jikalau repot sobat dapat memesan di Olah-air.com ataupun di katamandor.com.

Ya, itu dia beberapa teknik water treatment yang paling mudah dilakukan di rumahan untuk dapat menghindari virus corona. Jika sobat bingung bagaimana mengatasinya, hubungi kami saja deh nanti bisa kita diskon hehehe.

 Jual Bilik Sterilisasi





Perusahaan pengolahan air dan air limbah membuat sistem water treatment

Baca selengkapnya

Friday, 15 November 2019

Perhitungan Kapasitas Cooling Tower

3 Cara Perhitungan Kapasitas Cooling Tower



Hallo sobat semua, alhamdulillah kita bisa berjumpa kembali dalam blog tercinta yang membahas segala rupa tentang water treatment yakni di olah-air.com. Kali ini kita akan membahas subject Perhitungan Cooling Tower.

Subject Perhitungan Cooling Tower ini tidak sengaja terlintas di pikiran saya ketika salah satu customer saya bertanya : "Pak Anggi, ini untuk menghitung ukuran cooling tower yang tepat itu bagaimana sih?" Dan saya menjawabnya dengan gaya klasik saya : "Panjang Om, beneran deh soalnya ada beberapa konstanta perhitungan dan variabel makanya nanti saya buatin aja deh artikelnya biar Om gampang ngikutinnya"

Dan, membayar janji artikel untuk om Rifki tersebut berikut ini adalah artikel cara menghitung kapasitas cooling tower yang tepat untuk sistem Anda.

Beberapa Pendekatan Perhitungan

Sebenarnya perhitungan cooling tower itu ada rumus bakunya tapi ada juga rumus tembaknya. Dan dalam artikel kali ini saya akan coba sajikan 3 cara pendekatan perhitungannya, yang masing-masing bersumber dari rumus perhitungan yang sama hanya saja penggunannya yang berbeda. Apa sajakah cara menghitung kapasitas cooling tower? Ini dia

Lihat Juga :
Standar Teknis Sistem Pengolahan Limbah Domestik


Pengetahuan Awal Satuan Perhitungan Cooling Tower

Sebelum kita masuk ke perhitungan kapasitas cooling tower, kita harus paham terlebih dahulu nih tentang satuan-satuan perhitungan yang akan kita gunakan. Jangan sampai ditengah penjabaran formula perhitungan sobat pembaca jadi bingung sebab tidak tahu satuan yang tengah kita bahas. Satuan-satuan yang kerap melekat pada cooling tower Antara lain :

TR : Tons of Refrigreation
biasa diartikan sebagai kemampuan cooling tower untuk menghilangkan panas, dengan sistem pendinginan yang dibandingkan dengan kemapuan leleh 1 ton es dalam 1 hari. Ribet ya? Pokoknya dia biasa kita temukan di tabel cooling tower, yang menyatakan kemampuan penyerapan panas vs total flow air yang lewat.
1 TR biasanya setara dengan 12.000 BTU/h, atau sekitar 3,517 kW.



BTU : British Thermal Unit
BTU adalah satuan yang menyatakan jumlah panas yang dibutuhkan oleh 1 Pound air untuk menaikan suhunya sebanyak 1 derajat farenheit. Satuan BTU ini walaupun masuk ke dalam golongan "Ora Umum" alias non SI, tapi pada kenyataannya banyak digunakan dalam istilah dunia HVAC. Makanya sobat pembaca harus paham hal ini. Persamaan dari satuan ini adalah Kalori yang mana menunjukan jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikan suhu 1 derajat celcius pada 1 kg air.

Lihat Juga :
Cara Menghilangkan Warna dari Air Limbah

Oke setelah mengetahui dua satuan tadi, baru deh kita lanjut ke perhitungan yang sebenarnya. Apakah sobat sudah siap? Ini dia 3 Cara menghitung kapasitas cooling tower.

3 Cara Perhitungan Kapasitas Cooling Tower


1. Cara menghitung Ala Engineer (Teknik Kimia dan temannya)

Cara yang pertama adalah dengan menghitung menggunakan rumus heat load. Metode perhitungan ini akan menghasilkan satuan BTU/h yang nantinya untuk dikonversi ke Cooling tower yang mau kita beli kita bisa melihatnya dalam tabel yang penjual berikan. Rumusnya adalah sebagai berikut :

Di rumus tadi asalnya adalah koefisien-koefisien konversi nilai, yang akhirnya dihitung diawal sehingga tingga 500 x Jumlah Flow Air (gal/min) x perbedaan temperature dalam farenheit.

Lihat Juga : 
Mengenal Tekanan Hidrostatis

Setelah didapat nilai tadi, baru deh kita konversi ke TR, dengan melihat tabel atau membaginya dengan 12.000 BTU/h (karena 1 TR = 12.000 BTU/h). Untuk contoh tabel bisa dilihat dibawah :

2. Cara Menghitung Ala Tukang Dagang Cooling Tower

Cara kedua adalah Perhitungan Kapasitas Cooling Tower ala Tukang Jualan. kalau tukang jualan pada umumnya hanya menghitung berapa jumlah flow atau debit air yang masuk dan keluar. Sedangkan untuk perubahan suhunya biasanya hanya dihitung perubahan 5 derajat celcius (Asli deh seriusan). Dan biasanya Rumus yang digunakan adalah Q = Macet.. Bohong deng tapi Q = mxcxdelta T (gampanganya si Kiki Macet hahaha)

3. Cara menghitung Ala Chiller Man

Nah, untuk Chiller Man alias Tukang Chiller caranya beda lagi nih, mereka biasanya kan menjual Chiller sepaket dengan cooling tower, maka dari itu biasanya mereka cukup mengkalikan TR dari si Chiller dengan koefisien 1,25. Contohnya ketika kita memasang Chiller ukuran 500 TR, maka biasanya akan dipasang Cooling tower sebesar 625 (500 x 1,25).
Dari mana si 1,25 ini nongol? Nilai ini muncul dari perbedaan kebutuhan antara kalor untuk conditioning dan evaporasi.



Jadi mana yang sebaiknya kita gunakan untuk berhitung?
Well, kalau saya ditanya seperti ini ya saya juga tidak bisa memutuskan. Tapi jikalau kita memandang dari sudut pandang kemudahan dan pembenaran (Bukan kebenaran ya hahaha), maka saya akan memilih menghitung ala Tukang Cooling tower sebab mereka sudah menjual banyak sekali cooling tower dengan rumusan seperti itu dan biasanya tidak bermasalah. Dan untuk faktor safety biasanya kita tambahkan saja 20% supaya kapasitas yang kita gunakan benar benar safe.

Oke jadi begitu ya sobat, cara perhitungan kapasitas cooling tower yang dijabarkan di www.olah-air.com, semoga menjadi pengetahuan yang berguna buat kita semua satu nusa dan satu bangsa hahaha.

Salam Hangat,



Mr. Anggi Nurbana
0811.3155.470
Water Engineering Specialist

Baca selengkapnya

Friday, 19 October 2018

Prinsip Kerja Electro Deinonization (EDI) Dalam Proses Water Treatment

Prinsip Kerja Electro Deinonization (EDI) Dalam Proses Water Treatment




Dunia Industri yang sekarang semakin berkembang dan semakin menuntut spesifikasi yang semakin ketat dari beragam sisi. Salah satu sisi yang cukup ketat adalah dari bidang utility khususnya air. 


Beberapa industry seperti farmasi, instrumentasi juga pembuatan tinta khusus ternyata memerlukan suatu air dengan spesifikasi yang sangat khusus. Spesifikasi ini basa disebut sebagai Spesifikasi Ultra Pure Water. Yang hanya bisa didapatkan dari proses pemurnian tingkat tinggi salah satunya ada proses EDI. 



Dan dalam artikel kali ini kita akan menuliskan bagaimana sih proses EDI itu sehingga bisa menghasilkan air dengan tingkat kemurnian tinggi atau Ultra Pure Water?




Prinsip Penggunaan EDI 



Proses pemurnian air hingga pada tingkat ultra pure water, sebenarnya sudah biasa dilakukan dalam industry farmasi dan juga intrumentasi. Proses mendapatkan ultra pure water ini, biasa dilakukan dengan system Mixbed Demin. 



Sistem Mixbed demin ini, dahulu adalah yang utama dipakai untuk mendapatkan Ultra Pure Water sebelum proses EDI Ditemukan. Prosesnya adalah dengan proses penyerapan cation dan anion yang berada di air dengan resin yang ada dalam tangki. 



Proses penyerapan cation dan anion yang ada dalam air ini, harus melalui proses regenerasi resin yang dimana cukup merepotkan dan memerlukan banyak biaya baik. 


Kontraktor Pembuat EDI



Prinsip kerja EDI, memiliki perbedaan dengan prinsin kerja Mixbed Demin. Dimana cation dan anion ini nanti diberikan reaksi lewat arus listrik DC. Sehingga akhirnya dapat memisahkan diri dari air permeate menuju air concentrate. Hal ini memberikan kelebihan pada proses EDI, karena tidak perlunya proses regenerasi seperti pada proses Mixbed Demin. 




Kelebihan Penggunaan EDI 



Setelah mengetahui tentang prinsip kerja dari Proses EDI, maka kita akan membahas sedikit tentang apa saja sih kelebihan dari proses EDI (Electrodeionization). Cekidot 



a. Tidak memerlukan proses regenerasi 



Proses pemurnian air menggunakan EDI, tidak memerlukan proses regenerasi. Hal ini dikarenakan prinsip kerja dari EDI itu sendiri bukanlah merupakan pertukaran Ion. Tapi lebih kepada injeksi muatan electron pada senyawa pengotor yang ada diair. Fungsinya adalah untuk dapat dengan mudah membuat pengotor tersebut berpindah ke dalam cation atau anion chamber di Sistem EDI. 



Dengan ketiadaan proses regenerasi, tentu membuat operasional cost berkurang, diiringi dengan berkurangnya juga proses operasional dan juga installasi yang merepotkan. 





b. Tidak menghasilkan Limbah 



Proses penyerapan cation dan anion dengan meggunakan mixbed, akan membutuhkan proses regenerasi agar si mixbed dapat digunakan terus menerus. Proses regenerasi itu sendiri tentu kita tahu, bahwa dia memerlukan Asam HCl dan juga basa NaOH. Yang akhirnya nanti akan menghasilkan limbah regenerasi yang memiliki pH dan TDS diluar batas yang bisa diterima baku mutu. 

Lihat Juga : 5 Kekurangan Mesin EDI



Limbah regenerasi ini nantinya harus diolah dalam proses pengolahan air limbah (IPAL / WWTP) dan hal ini tentu merupakan cost tambahan yang harus diperhitungkan. Karena pemilik Demin harus mengeluarkan biaya Investasi dan operasional untuk dapat mengolahnya. 



Berbeda dengan proses pada EDI, dimana tidak perlu melakukan regenerasi sehingga owner tidak perlu pusing lagi memikirikan biaya untuk investasi IPAL dan juga operasionalnya. 





c. Sistem Operasional Yang Lebih Simple 



Ketiaadaan proses regenerasi, tentu akan membuat berkurangnya valve yang harus dioprasikan. Hal ini akan memudahkan proses operasional seperti halnya proses operasional antara RO dan Demin. 



Sistem operasional yang lebih simple akan berdampak pada menurunnya jumlah operator yang diperlukan untuk running system. Dan hal ini juga akan berdampak pada lebih stabilnya debit yang dihasilkan karena proses maintenance dan regenerasi juga akan berkurang jauh. 



d. Low Power Consumption 



Walaupun dalam prinsip kerjanya EDI menggunakan arus listrik DC. Tapi dalam kenyataan dilapangan jikalau kita hitung dengan berkurangnya proses pumping, regenerasi, maintenance dan lain-lain maka sudah tentu dari segi power consumption jauh lebih rendah daripada proses Mixbed ataupun demin yang digantikan. 

Lihat Juga : 6 Teknik Anaerob untuk Pengolahan Air Limbah



e. Area Sistem Yang Lebih Kecil 



Kelebihan terakhir dari pemilihan EDI sebagai proses untuk mendapatkan ultra pure water adalah karena EDI hanya memerlukan area yang jauh lebih kecil. Yakni hanya 30% dari area yang diperlukan oleh system Mixbed. 



Area yang lebih kecil ini didapat karena proses EDI telah mengeleminasi kegiatan regenerasi, back wash, rinsing, dan juga proses maintenance lainnya. Alhasil area system EDI ini sendiri menjadi lebih kecil. 



Keuntungan area ini tentu sangat diinginkan oleh para Owner yang memiliki area terbatas di pabrik mereka. 





Nah itu dia, Sedikit pembahasan tentang Prinsip kerja dari EDI beserta dengan beberapa kelebihan dari system ini. Untuk pertanyaan lebih lanjut atau permintaan Quotation EDI ini dapat menghubungi kami di PT. CHEMINUSA. 






Salam Hangat, 






Mr. Anggi Nurbana

Baca selengkapnya

Pretreatment Pada Proses EDI

Pretreatment Pada Proses EDI

Cara untuk memproses EDI kontraktor EDI


Assalammu’alaikum Sobat Olah-air.com sekalian. Apa kabar? Semoga sobat sekalian sehat selalu ya!

Kalau di artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang prinsip EDI beserta beberapa kelebihannya. Maka dari itu dalam artikel kali ini kita akan membahas tentang pretreatment yang diperlukan oleh EDI itu sendiri.

Pemahaman tentang pretreatment untuk EDI ini cukup penting untuk dapat dimiliki oleh para owner atau pelaku usaha yang ingin memiliki ultra pure water lewat proses EDI. Sebab tanpa pengetahuan ini, bisa jadi EDI yang dimiliki hanya akan bertahan sebentar saja. Karena EDI mengalami kerusakan akibat input air yang belum diproses pre-treatment terlebih dahulu.

Proses pre-treatment ini juga yang sebenarnya membuat cost installasi dari system EDI dibilang lebih mahal sedikit dibandingkan dengan cost installasi pemurnian air menggunakan proses Mixbed Ion Exchange.

Namun jikalau kita timbang dengan pengeluaran operasional dalam jangka waktu panjang, Proses pretreatment ini akan membayarnya dengan memberikan hasil yang lebih stabil dan low cost operasional.

Seperti apa saja sih pretreatment yang diperlukan oleh proses EDI ini. Mari kita simak saja langsung dalam postingan dibawah ini.

a. Clean Water Generator 

beli EDI untuk water treatment cheminusa

Pretreatment pertama yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan dari proses EDI adalah dengan adanya Clean Water Generator System Yah istilah mudahnya sih standar water treatment proses.

Tujyan dari Clean Water Generator ini sendir adalah untuk mendapatkan air yang masuk ke dalam standar baku mutu air bersih dan layak digunakan untuk keperluan sehari hari.

Proses dalam Clean Water Generator atau Standar Water Treatment process ini biasaya akan meliputi sedimentasi, eleminasi partikel lumpur (Suspended Solid), penyerapan zat warna, penyerapan hardness dan juga eleminasi bakteri.



Untuk lebih mudahnya dapat melihat skema dibawah ini.

Clean Water Generator dapat dibuat lebih ringkas jika air sumber yang digunakan telah terjamin kualitasnya. Seperti air yang berasal dari WTP kawasan ataupun dari PDAM. Hal ini akan mengurangi proses injeksi chemical untuk koagulasi dan flokulasi, mengurangi sedimentasi dan proses sludge handling. Sehingga proses Clean Water Generator hanya akan berfokus untuk penyerapan pengotor, pengurangan hardness, bakteri dan pengurangan pollutant chlorinse serta ammonia saja.

b. Pure Water Generator 

Jual mesin EDI

Proses pre-treatment kedua ini sebenarnya sudah biasa dillakukan dibanyak perusahaan. Terlebih untuk perusahaan yang banyak menggunakan air dalam proses produksinya.

Industri Makanan dan Minuman, Industri Farmasi, Industri Plating, Industri Bahan kimia, industry kertas dan lain sebagainya biasanya memerlukan air dengan tingkat kemurnian yang cukup baik.

Pure Water juga biasanya diperlukan dalam mesin boiler dengan tekanan tinggi. Beberapa karakter dari Pure Water dapat dilihat dibawah ini.

Pure water biasanya didapatkan lewat proses filtrasi tingkat dua seperti dengan menggunakan Cartridge filter, Ultra Filtration ataupun nano filtration.

Hasil dari proses RO yang masih memiliki nilai TDS diatas 50 juga dapat digolongkan kepada proses Pure Water Generator.

c. High Pure Water Generator 


Proses pretreatment ketiga untuk inlet ataupun feed EDI system adalah High Pure Water Generator. Proses ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan inlet yang lebih stabil dan lebih murni dari pada Pure Water.

Ion atau pollutant yang biasa dikontrol dalam proses Ini antara lain :

- Hardness (Baik Calcium ataupun Magnessium)

- Silica

- Chlorine

- Dan Total Dissolved Solid

Seluruh parameter diatur ataupun ditreatment sedemikian rupa sehingga dapat masuk ke dalam standar inlet dari proses EDI.

Tidak jarang, untuk treatment High Pure ini digunakan proses RO dengan system TWO Phase ataupun menggunakan proses Demin Cation dan anion. 
perusahaan kontraktor EDI untuk water treatment farmasi
EDI tanpa Proses Pre-treatment, Bisakah? 


Kalau ditanya bisa atau tidak. Maka jawabannya adalah bisa! Asalkan air baku yang digunakan sudah masuk ke dalam standar High Pure Water seperti air hujan atau air pegunungan yang sangat murni. 



Dan bisa juga sih, air tanah atau air PDAM langsung masuk ke dalam system EDI, asalkan owner memiliki uang yang sangat banyak sehingga setiap hari bebas ganti modul EDI sesukanya hahaha.. 



Oke sobat olah-air.com itu dia tulisan singkat tentang pretreatment yang dilakukan pada system atau proses EDI. Semoga menjadi tercerahkan dan mendapatkan input positif untuk desain yang sedang sobat kerjakan. 



Jangan lupa, jikalau memerlukan bantuan ataupun jasa kontraktor untuk desain dan pengadaan EDI. Sobat dapat menghubungi kami langsung pada nomor yang tertera diatas. 







Salam Hangat,



Mr. Anggi Nurbana
Baca selengkapnya

Saturday, 9 December 2017

Cara Mengurangi Pemakaian Bahan Kimia Pada Water Treatment Plant

Cara Mengurangi Pemakaian Bahan Kimia Pada Water Treatment Plant


Penggunaan bahan kimia dalam sebuah proses water ataupun waste water treatment plant adalah sebuah hal yang lumrah kita saksikan dimanapun. Kehadiran Bahan kimia seyogyanya membuat proses pengolahan air ataupun air limbah menjadi lebih cepat dan mudah. Namun tidak seharusnya sebuah sistem water treatment bertumpu pada bahan kimia saja.

Suatu bahan kimia yang dipakai terlalu banyak dalam sebuah sistem pengolahan air tentu akan menimbulkan banyak masalah baru. Beberapa diantaranya adalah membengkaknya cost untuk kimia, TDS yang naik, Hingga Flock ataupun lumpur yang tidak kunjung mengendap.

Oleh karenanya, kita harus bisa mengurangi dan mengefisienkan penggunaan bahan kimia agar proses dapat berjalan dengan lebih baik.

Bagaimana Caranya? Berikut ini adalah 6 Cara yang bisa Anda lakukan demi Mengurangi Pemakaian Bahan Kimia Pada Proses Water Ataupun Waste Water Treatment.

1. Menggunakan Pre Treatment

Sebagian Besar Tujuan utama dari Penggunaan Bahan kimia untuk proses water treatment ataupun waste water adalah untuk memisahkan padatan terlarut dan sampah sejenisnya dari air. Maka dari itu untuk bisa mengurangi bahan kimia, Anda bisa menggunakan pre treatment.

Pre treatment yang dimaksudkan adalah membuat jalur sedimentasi by line ataupun juga bisa membuat jalur dengan banyak perangkap untuk kotoran. Sehingga proses treatment akan berjalan lebih ringan dengan konsumsi bahan kimia yang lebih sedikit.


2. Memilih Bahan Kimia Yang Tepat
Cara kedua yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi pemakaian bahan kimia tentu adalah dengan memilih bahan kimia yang tepat.

Seperti bahan kimia flocculant dapat Anda ganti dengan yang Jenis Ionic ataupun Non Ionic. Anda juga bisa mencoba beragam koagulan karena nyatanya dipasaran Anda dapat menemukan banyak koagulan alternatif dengan harga yang lebih rendah.


3. Membagi Proses Mixing Chemical
Mixing dapat dilakukan melalui proses inline dengan static mixer atau bisa juga dengan menggunakan tangki khusus untuk reaksi. Untuk reaksi yang lebih baik, Anda bisa menambahkan Static mixer pada line Anda sehingga reaksi dapat berjalan dengan lebih sempurna sebelum masuk ke tangki reaksi.

Dengan begini proses pengunaan bahan kimi bisa dikurangi.

Perusahaan pengolahan air dan air limbah membuat sistem water treatment

4. Minimalisir Impact Sebelum Proses Sedimentasi
Benturan atau impact dalam proses reaksi bisa membuatnya terjadi lebih cepat dan lebih sempurna. Namun ketika proses reaksi telah terjadi dan rantai ikatan floct telah terbentuk maka benturan akan bisa membuyarkannya.

Maka dari itu, untuk meminimalisir pengunaan kimia berlebih dan membuat tidak ada lumpur yang pecah kembali. Anda bisa mengurangi impact. Impact ditimbulkan dari hentakan dan pressure, maka kurangi hentakan dengan mengurangi lekukan pada pipa dan turbulensi dari pompa.

Biasakan menggunakan gaya gravitasi untuk proses setelah reaksi.

5. Modifikasi Line Reaksi Sesudah Biologi
Air limbah yang memiliki organic pollutant cukup tinggi dapat menjadikan proses biologi sebagai proses pengolahan utama. Untuk itu, kita dapat menukar arus reaksi kimia dengan reaksi biologi. Sehingga rangkaian proses kimia akan ditaruh setelah proses sedimentasi di proses biologi.

Dengan menggunakan cara ini, jumlah lumpur akan berkurang sehingga secara otomatis bahan kimia juga turut dapat dikurangi.

6. Penyempurnaan Proses Mixing dengan Baffle
Terjadinya Vortex pada reaction tank, akan membuat proses reaksi tidak sempurna karena pencampuran kimia menjadi tidak homogen. Untuk itu saya sarankan untuk memperbanyak baffle agar tumbukan semakin banyak terjadi dan pencampuran kimia menjadi lebih sempurna.

Begitulah 6 Cara yang dapat Anda coba untuk mengurangi pemakaian bahan kimia dalam proses water dan waste water treatment. Jika Anda masih memerlukan bantuan jasa Engineering profesional silahkan hubungi kami segera.
Baca selengkapnya