Showing posts with label jasa biopori. Show all posts
Showing posts with label jasa biopori. Show all posts

Monday, 6 February 2017

Jasa Pembuat Biopori dan Sumur Resapan

Jasa Pembuatan Biopori dan Sumur Resapan


perusahaan kami biasa membuat biopori dan sumur resapan dengan jasa yang bagus seperti cheminusa

Definisi Biopori dan Sumur Resapan


Sebelum Anda memilih jasa pembuatan biopori dan sumur resapan yang baik. Yang pertama Anda harus perhatikan pada para penyedia jasa adalah tentunya tentang pemahaman mereka pada apa yang mereka tawarkan. Maka dari itu, ini adalah pemahaman kami tentang biopori dan sumur resapan.

Biopori memiliki definisi sebagai sebuah lubang yang dibentuk seperti slinder dengan panjang 80 cm sampai 120 cm. Dan dengan diameter 10 hingga 20 cm yang didalamnya dibuat kokoh disekitarnya dengan pipa pvc dengan bagian bawah terbuka.

Sedangkan sumur resapan, adalah sumur yang sengaja dibentuk untuk dapat meresapkan air hujan yang datang. Biasanya diletakan dibawah talang air bangunan.



Peraturan Seputar Biopori dan Sumur Resapan


Dan tentunya setiap penyedia jasa pembuatan biopori dan sumur resapan harus juga memahami tentang peraturan apa saja yang mendasari pembuatan kedua hal tadi. Hal ini untuk memastikan bahwa apa yang penyedia jasa buat adalah sesuai dengan petunjuk teknis dari peraturan perundang undangan yang berlaku.

Sebenarnya kita akan menemukan hampir setiap provinsi saya lihat telah mengeluarkan peraturan terkait dengan pemanfaatan atau revitalisasi air hujan ini. Beberapa daerah seperti Bali, Jakarta, Jatim, Palembang bahkan sudah mengimplemetasikannya lewat sosialisasi secara ketat dan terbuka. Namun bagi Anda yang masih penasaran beberapa tentang peraturan, maka sebenarnya peraturan yang pertama kali terbit adalah dari Kementrian Lingkungan Hidup yakni pada Permen LH No. 12 Tahun 2009.

Setelah peraturan dari PERMEN LH Tersebut, maka dua tahun setelahnya yakni tahun 2011 diterbitkan pula sebuah Peraturan yang datangnya dari Kementrian Pekerjaan Umum dengan Nomor 11 tahun 2009. Yang menyatakan hal yang sama namun lebih menjurus pada aspek bangunannya.

Untuk mendownload kedua peraturan ini anda bisa mendapatkannya disini :

- Permen LH No. 12 Tahun 2009.

- Permen PU No. 11 Tahun 2011.


Cara Membuat Biopori dan Sumur Resapan


Nah setelah mengetahui tentang definisi dari kedua istilah ini dan juga peraturan yang melingkupinya. Maka kita harus mengetahui cara membuat biopori ini. Dan tentu Anda sebagai pengguna harus memilih Kontraktor Penyedia jasa yang mengerti tentang langkah pekerjaan yang sesuai dengan petunjuk teknis yang diberikan pada peraturan pemerintah.

Sebenarnya cara membuat biopori ini telah dijelaskan dalam Peraturan LH No.12 tahun 2009, tapi izinkan saya untuk bantu menjelaskan kembali dengan bahasa yang mudah-mudahan dapat dimengerti kawan-kawan sekalian.

A. Cara Membuat Biopori


1. Buatlah sebuah lubang dengan kedalaman 80-120 cm dan diameter 10-20 cm dan pastikan bagian bawahnya adalah tanah (Tidak tertutup bangunan atau sampah)

2. Masukan kedalam lubang tersebut Pipa ukuran 4-6 Inch, dengan desain berlubang disekitarnya agar air mudah meresap.

3. Masukan kawat wiremesh yang telah dibentuk slinder dengan bagian bawah tertutup. Fungsi kawat ini adalah untuk dapat meletakan dedaunan kering dan sampah organik yang akan menjadi kompos.

4. Masukan sampah organik hingga menutupi sepertiga bagian dari kawat wiremesh.

5. Rapihkan lubang dengan proses pengurugan secara hati-hati.

6. Pasanglah tutup lubang biopori agar lubang tidak terurug atau tidak menjadi sarang binatang. Tutup dapat berupa dof atau berupa loster, tergantung dari posisi si biopori tersebut apakah sering diinjak orang atau tidak.



B. Cara Membuat Sumur Resapan


1. Galilah tanah dengan bentuk persegi ataupun slinder sesuai dengan ukuran yang telah diberikan oleh BPLHD Setempat.

2. Pasanglah disetiap sisi dari sumur tersebut pipa ukuran 3-6 inch, dengan jumlahnya sekitar 4-10 pipa setiap sisi.

3. Buatlah dinding dengan batu kali dan pasangan semen atau bisa juga dengan bata merah dengan tetap membuka pipa yang telah dipasang tadi. Dinding ini max. Menutupi 2/3 dari kedalaman sumur resapan.

4. Berikan jalur air untuk dapat berjalan keluar menyusuri masuk ke selokan saat sumur resapan sudah penuh.

5. Buatlah tutup bagian atas sumur resapan dengan besi jeruji agar tidak rusak ketika diinjak atau dari material lainnya.


Penting Untuk diperhatikan :


- Kedalaman biopori atau sumur resapan tidak boleh melebihi permukaan air tanah. Misal air tanah memiliki permukaan sedalam 2 meter, maka biopori max adalah 199 cm atau tidak sampai menyentuh air yang keluar dari tanah.

- Pastikan Biopori Anda didesain secara tepat. Ikutilah desain biopori sesuai dengan petunjuk yang ada diartikel ini atau lebih bagus lagi. Jangan mengurangi material yang disarankan atau meniadakan pipa.

- Jangan mengalirkan air limbah atau air sampah ke biopori atau sumur resapan. Sumur resapan dan biopori dimaksudkan untuk merevitalisasi air hujan, bukan air limbah!

- Pastikan jumlah biopori dan sumur resapan Anda proporsional. Selalu perhatikan jarak antara biopori dan sumur resapan. Pastikan jumlahnya sudah mengcover area yang telah dibuat kedap air oleh perusahaan Anda.

- Jika tidak punya area maka “tebuslah Dosa” dengan menyediakan area lain.


Mengapa Memilih Jasa Pembuatan Biopori dan Sumur Resapan PT.CHEMINUSA


1. Biopori Di Buat Sesuai Dengan Standar

Jasa kami memiliki kelebihan dengan jasa pembuatan biopori dan sumur resapan lainnya sebab kami membuat semua hasil karya kami sesuai dengan standar yang berlaku. Kami menggunakan JukNis Terbaru dalam pembuatannya. Sehingga Anda dapat menunjukannya pada BPLH atau KLH setempat.

2. Biopori Diposisikan Dalam Pada Tempat Strategis

Seperti pada tujuannya semula, kita tentu mengetahui bahwa biopori dan sumur resapan adalah galian yang dipergunakan untuk dapat menyerapkan air sebanyak mungkin dan secepatnya kedalam tanah. Sehingga dapat meminimalisir terjadinya banjir lokal ataupun genangan ditempat Anda.

Untuk itulah, keputusan untuk memilih jasa pembuatan Biopori dan sumur resapan di PT. CHEMINUSA adalah suatu keputusan tepat. Sebab kami tidak akan asal saja membuat biopori dan sumur. Namun kami juga akan memberikan Anda saran-saran tentang posisi dari Biopori dan Sumur Resapan Yang tepat. Sehingga hasilnya pasti memuaskan.

3. Berpengalaman Membuat Banyak Biopori dan Sumur Resapan

PT. CHEMINUSA telah memiliki banyak pengalaman sebagai penyedia jasa pembuatan biopori dan sumur resapan yang terkemuka. Cukup banyak perusahaan yang menggunakan jasa kami salah satunya adalah PT. MITSUBISHI KRAMA YUDHA yang terletak di Jakarta.

Kami juga telah terbiasa mendapatkan orderan sebagai subcount untuk proyek besar dalam hal pembuatan bangunan perevitalisasi air hujan dengan spek yang beraneka rupa.

4. Pemasangan Biopori Pada Segala Medan

Dalam prakteknya banyak penyedia jasa yang pada akhirnya setelah keluar order akan berkilah dan meminta biaya tambahan sebab ternyata alat mereka tidak mampu untuk membuat biopori pada beberapa tanah. Sebab tanah tidak semuanya gembur dan mudah digali.

Tapi, dengan kami sebagai penyedia jasa Anda tidak akan terbebani dengan hal tersebut. Sebab kami sudah terbiasa untuk membuat biopori untuk segala medan. Dari mulai tanah penuh urugan, tanah tandus, dan banyak sekali jenis tanah lain. Kecuali tanah aspal tentunya hehe (Dan beton juga)

5. Biopori Mampu Di Maintenance

Kelebihan dari biopori dan sumur resapan yang dibuat oleh jasa kami selanjutnya adalah ; biopori dan sumur resapan yang kami buat dapat dimaintenance (Dipelihara dan dibersihkan). Kami telah melengkapinya dengan peralatan yang mudah digunakan dan diaplikasikan secara langsung pada bangunan Anda.

6. Pekerja Profesional

Kelebihan ke-6 dari penggunaan jasa kami adalah Kami menggunakan para pekerja yang profesional. Para pekerja kami telah dilatih untuk memiliki sikap dan tata krama terbaik di dunia Industri. Pekerja kami juga telah mendapatkan pelatihan seputar K3 di dunia Industri sehingga sangat layak untuk bekerja membuat pesanan biopori dan sumur resapan Anda.



Kontak Kami Segera

Butuh jasa propesional dan berpengalaman untuk membuat Biopori dan sumur resapan di tempat Anda? Segera hubungi kontak kami dibawah ini :

PT. CHEMINUSA

“Environment Service Specialist”

Telp : 021 -7919 7920

HP : 0852-8832-5902 | 0857-1147-2834

Email : admin@cheminusa.com
Baca selengkapnya

Tuesday, 31 January 2017

Bagaimana Caranya Membuat Biopori menjadi Benar Berguna?

Bagaimana Caranya Membuat Biopori menjadi Benar Berguna?

Bagaimana cara membuat biopori yang bagus

Kalau secara bahasa, judul yang saya buat ini mungkin agak sukar dicerna. Karena disusun atas pola kata-kata yang tidak SPOK. Well kalau menurut Anda salah, ya saya minta maaf.. karena ini website bukan buat belajar tatanan kata juga hehe..

Sebenarnya tulisan ini dapat dibilang sebuah tulisan agak menyindir. Iya menyindir para pembuat biopori diluar sana yang membuat biopori palsu, atau biopori KW atau Biopori tanpa guna. 

Kenapa saya bilang begitu, sebab biopori yang banyak dibuat orang diluaran sana dengan harga murah hanyalah lubang sepanjang 50 cm saja ditanah. Yang dalam 2-3 bulan sudah terurug dengan tanah dan hilang ditelan bumi. weleh-weleh..

Nah makanya tulisan ini, mudah-mudahan mencerahkan Anda yang ingin membuat biopori pada perusahaan Anda. Dan biopori tersebut adalah biopori yang sesuai dengan standar dan juga benar-benar berfungsi untuk meresapkan air.

Mau tau caranya? Yuk kita simak saja langsung dalam artikel ini.


1 Buatlah Biopori Dengan Desain yang sesuai



Suatu biopori akan benar-benar berguna jika dibuat dengan desain yang sesuai. Desain tersebut akan termasuk lubang ditanah berukuran 4 inch dengan kedalaman 80-100 cm, isi lubang yang terdiri dari pipa 4 inch berlubang, kawat tempat bahan kompos dan sampahnya.

Jika ada kekurangan satu saja, maka akan biopori yang dibuat bisa dibilang cacat dan tidak akan memberikan manfaat yang sempurna. Terutama dalam menyerap air.

Yang banyak saya temukan dilapangan adalah, Biopori yang dibuat hanya berupa lubang berukuran 4 inch dengan kedalaman kurang dari 60 cm. Yang tentu saja biopori macam itu dalam waktu cepat akan terurug tanah dan menjadi tidak berguna.


2 Penempatan Biopori yang proporsional


Hal kedua yang membuat suatu biopori berguna atau berfungsi secara maksimal adalah karena penempatannya yang proporsional.

Untuk mendapatkan hasil terbaik dari pembuatan biopori, disarankan untuk menbuat biopori dengan jarak antara biopori antara 3-5 meter. Hal ini bukanlah patokan pasti namun lebih kepada best practice yang saya alami dilapangan. Dimana itulah yang saya temukan dari kemampuan penyerapan biopori.

Jangan membuat biopori dalam rentang jarak yang terlalu dekat, sebab akan mengurangi fungsi masing-masing biopori dan malah membuat area tersebut tidak bisa difungsikan.

apakah Anda tahu bahwa manusia itu membuat hujan buatan

3 Bagian atas Biopori tertutup namun masih bisa memungkinkan air masuk

beberapa tutup yang disarankan adalah dof yang lain
|Tutup Bagian Atas Biopori dengan loster
Hal ketiga yang harus diperhatikan untuk membuat biopori tetap berguna adalah dengan membuatnya dengan tutup.

Biopori yang dibuat tanpa tutup akan membuat binatang-binatang sekitar masuk dan merusak kedalam lubang biopori tersebut. Selain itu, dapat saja sampah-sampah yang tidak dapat diurai oleh tanah menjadi masuk dan membuat biopori tersebut tertutup dan tidak dapat menyerap air hujan lagi.

Untuk itu, tutuplah bagian atasnya agar biopori yang telah anda buat tidak menjadi sia-sia. Namun jangan ditutup permanen, tapi pakailah tutup yang berlubang yang mudah untuk dibuka dan ditutup kembali tanpa menggunakan alat khusus.

4 Jumlah Biopori yang sesuai

Jasa pembuatan biopori yang benar
Proses pemasangan tutup biopori


Hal keempat yang harus Anda ingat agar biopori yang Anda buat benar-benar berguna adalah dengan membuat biopori dalam jumlah yang sesuai.

Sesuaikanlah jumlah biopori yang akan Anda buat dengan perhitungan jumlah biopori yang diberikan oleh konsultan atau pihak BPLHD. Karena, percayalah bahwa jumlah biopori tersebut keluar karena berdasarkan perhitungan dengan dasar data-data luas perusahaan Anda berbanding area kedap air.

Jikalau kita terlalu sedikit membuatnya, maka kemungkinan besar akan tetap ada air tergenang dan tidak masuk kedalam tanah sebanyak yang seharusnya.

5 Biopori diMaintenance Secara Berkala


Terkadang kita dilapangan, pasti menemukan ada beberapa masalah yang membuat alat yang sudah kita buat tidak lagi berfungsi dengan baik. Begitu halnya dengan biopori ini.

Anda akan menemukan dalam beberapa minggu akan ada serangga yang masuk dan mungkin bersarang, karena lubang biopori ini cukup nyaman bagi mereka. Kalau untuk masalah ini mungkin tidak terlalu mengganggu, namun tetap dibutuhkan pengecekan berkala.

Buanglah sampah non organik yang masuk ke lubang dan keluarkanlah daun-daun yang sudah menjadi kompos dan gantilah dengan daun yang baru.

Dengan proses maintenance secara berkala, maka Anda dapat menjaga keadaan biopori yang ada sehingga tidak berkurang ataupun menjadi malfungsi.

Yup Demikian 5 Cara untuk membuat Biopori yang benar-benar bermanfaat bagi Anda dan juga lingkungan. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang Biopori. Silahkan saja melihat beberapa artikel dibawah ini. Atau Anda juga bisa mengikuti saya di G+.


Baca selengkapnya

Biopori, Benar Berfungsi atau Hanya Sekedar Pemenuh Regulasi?

Biopori, Benar Berfungsi atau Hanya Sekedar Pemenuh Regulasi?


Di Banyak negara, air adalah komoditi yang sangat berharga hal tersebut dikarenakan begitu sulitnya dan mahalnya upaya yang harus dilakukan oleh negara tersebut untuk mendapatkan air.

Namun lain halnya dengan di indonesia. Di Bumi Pertiwi kita tercinta ini, banyak sekali tempat yang memiliki air dalam jumlah melimpah, yang bahkan sangking melimpahnya sampai-sampai kita akan banyak mendengar banyak bencana banjir dan longsor terjadi.

Biopori, dalam regulasi pemanfaatan air hujan


Akibat cukup banyaknya kabar bencana banjir yang terjadi pada negeri ini. Maka akhirnya pemerintah mengeluarkan suatu kebijakan tentang pemanfaatan air hujan, yang secara langsung membidani kira-kira tiga kewajiban bagi setiap perusahaan.

Tiga kewajiban tersebut adalah sumur penampung, sumur resapan dan Biopori. Untuk lebih jelas tentang pengertian dari ketiga kewajiban tersebut Anda dapat coba mendownload peraturannya disini.

Fokus Ke Biopori


Agar artikel ini tidak melebar terlalu jauh, mari kita kembali ke bahasan utama kita yakni tentang biopori. Dan apakah biopori itu benar berguna seperti yang diklaim oleh pemerintah dan banyak pihak lainnya ataukah hanya sekedar regulasi tambahan saja?


Jawabannya adalah : BIOPORI BENAR-BENAR BERGUNA DAN BERMANFAAT!


Nah itu dia jawaban saya, sebab saya pribadi sudah membuktikan bahwa dilapangan (Lewat Proyek tentunya) Bahwa biopori itu benar-benar bisa dilihat manfaatnya secara nyata dan bukan hanya sekedar pemenuh regulasi saja. Dan beberapa funsgi dari biopori itu adalah :

1 Pencegah Banjir

Dengan memasang biopori pada tanah, maka kita akan membuat tingkat penyerapan air pada tanah tersebut akan meningkat. Anda bisa membuktikannya dengan coba membuat bipori pada tanah yang biasa air tergenang disana.

Walaupun jumlah air yang diserat tidak terlalu banyak seperti sumur resapan, namun jika kita bermain dengan faktor kali maka tentu akan menjadi suatu nilai yang berarti dan siginifikan.

2 Menjaga Cadangan Air Tanah
Dengan meresapnya air hujan dengan lebih baik ke dalam tanah, tentu saja secara logika hal ini akan membuat cadangan air tanah kita akan meningkat. Oleh karenanya pembuatan biopori sangat disarankan pada daerah yang kekurangan air ataupun daerah dengan curah hujan yang kecil.

Lihat Juga : Cara menentukan Jumlah Sumur Resapan dan Biopori

3 Menjaga Permukaan Tanah

Seperti yang kita tahu, bahwa setiap tahunnya permukaan tanah di jakarta akan turun beberapa centimeter. Hal tersebut terjadi karena setiap harinya para warganya mengambil air tanah yang kalau kita akumulasikan akan berjumlah jutaan kubik.

Hal tersebut secara langsung akan menurunkan permukaan tanah. Dan untuk mengcounter hal ini maka biopori adalah salah satu langkah yang tepat yang dapat diambil khususnya untuk semua kalangan.

Foto Pipa Untuk Lubang Biopori (Biopori Beneran Pasti Pake Ini)


4 Menyuburkan Tanah Sekitar
Tanah dapat menjadi gembur salah satunya adalah karena adanya air dalam tanah tersebut. Yang ditambah dengan unsur hara serta bantuan mahluk hidup penggembur tanah seperti cacing.

Dengan adanya serapan air hujan oleh biopori, salah satu faktor tadi menjadi terpenuhi. Dan otomatis tanah disekitar biopori tadi akan lebih subur.

5 Menunjukan Kepedulian Terhadap Lingkungan

Fungsi kelima dari pembuatan biopori di perusahaan anda, adalah untuk menunjukan kepedulian terhadap lingkungan. Hal ini cukup penting untuk memotivasi dan mengingatkan para karyawan kita juga bahwa lingkungan ini harus kita sendiri yang kita jaga. Dan salah satu cara menjaganya adalah dengan membuat biopori ini (Pembuatan biopori termasuk mudah dilakukan).

Plus dengan membuat biopori Anda tentu akan mendapatkan nilai tambah dari BPLHD setempat serta para customer Anda juga hehehe.

Lihat Juga : 3 Aturan Pemerintah Terkait Peresapan Air Hujan

Disclaimer : Tidak Semua Biopori Berguna


Oke kita telah membahas bahwa ternyata biopori ini berguna, namun ternyata dilapangan saya menemukan bahwa biopori ini tidak semuanya berguna. Kok bisa?

Ya jelas bisa, karena dilapangan saya menemukan cukup banyak biopori yang dibuat dengan desain asal-asalan yang asal terlihat ada lubang dari atas maka sudah dibilang biopori.

Tentunya hal tersebut akan membuat biopori tersebut tidak berguna, kecuali untuk satu hal yakni menghabiskan dana Anda saja. Sebab dalam waktu singkat lubang tersebut akan segera tertutup atau terurug secara alami.

Baca selengkapnya