Showing posts with label Opini Penulis. Show all posts
Showing posts with label Opini Penulis. Show all posts

Sunday, 20 March 2016

Opini : Politik Saling Sandera Pengolahan Limbah Industri

Politik Saling Sandera Pengolahan Limbah Industri

Jangan takut pengolahan limbah itu mahal
Keadaan Sungai Pelangi di Jawa Barat (Sumber Gambar : Greenpeace.org)


Hallo sobat olah-air.com sudah lama tidak bersua, di weekend seperti ini memang paling enak kalau kita liburan dan berjalan-jalan bersama dengan keluarga tercinta. Dan dipagi hari seperti ini enaknya santai sambil baca koran ditemani dengan secangkir kopi dan cemilan yang cukup menggugah selera (Hati-hati kolesterol om hehe).

But anyway hari ini kita mungkin akan berbicang sedikit tentang dunia politik, yah walaupun mungkin diantara sobat sekalian ada yang kurang suka dengan hal ini. Tapi apa mau dikata. Hal seperti ini pasti akan ditemukan dalam setiap sendi kehidupan, karena politik akan berkaitan langsung dengan kekuatan survival seseorang maupun usahanya.


Urusan Limbah Juga Ada Politiknya

Ya ternyata diurusan pengolahan air limbahnya juga terdapat politik yang ketika dilancarkan bisa membuat perusahaan aman dari jeratan hukum (Yah ga aman juga sih) atau setidaknya dari amukan masyarakat. Salah satunya terjadi dikota yang berada di jawa barat (Saya tidak usah sebut nama karena walaupun fakta, nantinya kita akan terkena pencemaran nama baik), dikota tersebut banyak sekali industri tekstil yang membuang limbahnya sembarangan ke sungai.

Keadaan ini menyebabkan sungai dikota tersebut yang dahulu terkenal dengan keindahannya bahkan hingga mengundang bidadari turun ke bumi untuk mandi sekarang berubah menjadi sungai "Pelangi".

Lihat Juga :  Ini anggapan orang Tentang IPAL


Sungai Pelangi, Bisa buat tebakan!

Kenapa pemerintah hanya diam saja
Ini sungai Lho bukan tempat sampah (Sumber : Soreangonline.com)

Kalau dilangit kita bisa melihat pelangi tampil dengan keindahan dan decak kagum setiap orang, yang bahkan digambarkan pada ujungnya ada emas. Maka sungai pelangi pada kota tersebut bukanlah bermajas indah namun justru sebaliknya berarti majas ironi. Mengapa tidak, karena sungai pelangi ini  adalah sungai yang airnya kerap berwarna-warni karena seperti pelangi.
Kadang hijau, kadang merah, kadang biru, kadang kuning dsb. Hingga kondisi seperti kadang jadi ajang judi orang-orang "Hayoh coba isukan warnana naon? Nu nyaho ku urang isukan dibere duit gocap" begitulah canda salah satu penduduk disana.


Sungai Pelangi itu Nyata Bukan Legenda!

Mau tunggu indonesia kena penyakit?
Para Penjahat di Film Wrong Turn adalah Mutan Akibat Limbah Industri yang dibuang Ke Sungai, Indonesia siap?

Kita-kita yang berada di kota-kota besar dan dengan kondisi berkecukupan mungkin tidak merasakan apa yang mereka rasakan (Alhamdulillah), tapi percaya deh kalau hal ini terus dibiarkan bisa jadi masalah ini akan masuk ke air yang Anda miliki juga bahkan mungkin Anda akan minum air tersebut.

Sangkuriang dan Jaka tarub bisa dibilang legenda, sungai pelangi ini nyata dan kita bisa lihat keberadaanya. Namun pemerintah seakan menutup mata akan kejadian ini dan terus membiarkan masalah ini tetap dirasakan penduduk kota parahyangan tersebut.

Setiap hari para penduduk disekitar sungai ini makan, minum dan mencuci menggunakan air kotor dan tercemar bagaimana rasanya? Silahkan bayangkan sendiri.

Lihat juga : Peraturan Pemerintah Terkait Pengolahan Air Limbah


Politik Menyelimuti Sungai Pelangi

Kalau dibilang pemerintah setempat dan BPLHD tidak melakukan apa-apa maka tuduhan tersebut disebut tidak benar juga. Karena BPLHD dan yang berwenang telah beberapa kali memanggil pihak perusahaan pencemar sungai indah tersebut. Namun apa daya politik terus bermain disana yang membuat masalah ini terus berlarut-larut.

Salah satu ilmu politik yang jadi andalan adalah politik saling sandra, yang ternyata cukup ampuh untuk membungkam aparat serta masyarakat setempat. Gayanya adalah menjadikan masyarakat setempat yang sebagian besar bekerja sebegai buruh ditempat tersebut akan dipecat atau berhenti bekerja jika perusahaan tersebut dipaksa akan ditutup (karena tidak membuat installasi pengolahan air limbah).

Sehingga pemerintah kota tersebut akan dihantui oleh puluhan ribu pengangguran yang akan terjadi misalkan industri industri tekstil tersebut ditutup. Anda tutup saya, silahkan hadapi masyarakat! begitulah kira-kira.

Program Kenduri : Sebuah harapan palsu (Aslinya namanya bukan kenduri)


Sebenarnya pernah ada sebuah program yang tadinya menjadi harapan besar bagi masyarakat walaupun para pecinta lingkungan macam Greenpeace. Yang katanya program tersebut akan mampu merevitalisasi keadaan sungai tersebut seperti sedia kala.

Namun ketika gong pertunjukan pembukaan dimulai, yang didapat hanyalah sebuah drama lawakan konyol. Sungai yang sangat tercemar tersebut, bukannya dipasangi sebuah sistem pengolahan air limbah ternyata malah dipasangi sistem pembunuhan massal. Hahaha sangat lucu.
Kejadian ini juga diputar pada beberapa acara berita stasiun televisi nasional, dimana sang pimpinan kota bahkan provinsi tersebut melepaskan ikan dalam jumlah masif pada sungai pelangi, ditambah dengan pertunjukan teaterikal dari mojang jajaka huft..

Lihat juga; Setidaknya ini yang diinginkan oleh pengusaha ketika mereka bikin IPAL


Bikin IPAL, Apa untungnya?

Dari segi materi keuntungan membangun IPAL Hampir tidak ada

Kalau kita serahkan balik pada para pemilik perusahaan yang mencemari lingkungan tersebut maka gunakanlah kacamata seorang pengusaha. Apakah untungnya membuat IPAL?

Seperti yang kita semua tahu, bahwa industri tekstil adalah industri padat tenaga kerja namun memiliki harga jual yang tidak begitu tinggi plus jumlah limbah yang dihasilkan sangat luar biasa. Sehingga jika mereka dipaksa untuk mendirikan sebuah installasi pengolahan limbah maka sudah pasti memerlukan biaya hingga Milyaran. Dan apa timbal baliknya? Tidak ada! (Kalau ada pengurangan pajak seperti di Negara lain baru mungkin pada lomba bikin IPAL)

Ya begitulah, tidak ada timbal balik yang cukup menguntungkan bagi para pengusaha tersebut. Kalau kita katakan untungnya adalah reputasi dan lingkungan bersih, maka apa untungnya bagi mereka?
Saya tidak mengajak Anda berpikir su'udzon pada para pengusaha tersebut namun memang itulah manusia selalu dikuasai oleh fear and Greed. Sehingga sebelum mereka mendapatkan suatu keuntunganya yang nyata dan terlihat, serta sanksi yang tegas bagi pelanggar maka tidak akan ada perubahan yang berarti.

Apa yang bisa kita lakukan?

Lalu apakah langkah yang bisa kita lakukan demi mendapatkan sungai yang bersih dari pencemaran? Yah diera seperti ini sebenarnya cukup banyak yang bisa Anda lakukan. Namun yang paling mudah yang tidak memerlukan Anda memindahkan tempat duduk Anda dari depan komputer atau smartphone Anda adalah dengan melakukan beberapa aksi berikut :

1. Repost Tulisan Ini di Sosial media seperti Twitter atau Facebook dan berikan Hashtag #SaveCitarum 
2. Sebarkan link tulisan ini pada kawan Anda.
Yah dua langkah tersebut setidaknya bisa membuat suatu awareness bisa terwujud kembali tentang betapa urgentnya masalah ini ditangani. Mudah bukan? Jadi mari kita mulai.

Salam Lingkungan

Mr. Anggi

Baca selengkapnya

Friday, 18 December 2015

Pentingnya Pipe Rack Dalam Water Treatment System

Pentingnya Pipe Rack Dalam Water Treatment System


Hallo, apa kabar?
Alhamdulillah bulan desember ini saya semangat sekali menulis di olah-air.com. Mungkin karena banyaknya teman-teman disini yang memberikan apresiasi yang cukup bagus bagi blog saya ini.

Kali ini mungkin saya tidak akan bercerita tentang sistem water treatment itu sendiri. Namun akan menyentil pada suatu bagian yang mendukung si sistem water treatment, yaitu Pipe Rack.

Apa itu Pipe Rack?

Sesuai dengan namanya, pipe rack adalah suatu rak yang dibuat untuk membuat jalur pipa terlihat seragam dan lebih cantik. Namun begitu, fungsi pipe rack bukan hanya itu. Pipe rack juga memberikan suatu kesan sistem water treatment yang dibuat benar-benar digarap secara serius dan profesional. Plus plus.. Pokoknya masih banyak lagi.

Menarik : Cara Mudah Mengenali Zat Pencemar Di Dalam Air


Pipe Rack, Penting Ga Sih?

Terkadang dalam sebuah sistem water treatment, saya tidak menjumpai adanya pipe rack khusus yang memberikan jalur yang jelas bagi pipa. Namun beberapa memang ada. Beberapa kontraktor yang peduli dengan pipe rack ini salah satunya adalah tempat saya bekerja dahulu di PT. Fujikasui Engineering Indonesia, yang sekarang bernama Kubota Kasui Indonesia.

Bagi beberapa kalangan praktisi, keberadaan pipe rack ini bisa dibilang tidak begitu penting. Sebab mereka sendiri tidak membuatnya secara khusus. Namun bagi para kontraktor profesional dan berkualitas tinggi, Pipe Rack itu wajib adanya dan Penting.

Kenapa Sih Pipe Rack Itu Penting?

Berikut ini adalah beberapa alasan yang saya tuliskan mengapa sih Pipe Rack itu penting untuk dibuat di sebuah sistem Water Treatment.
1. Memberikan Kesan Profesional
Ada harga tentu ada rupa, begitulah kira-kira sebuah quote yang saya baca di situs kaskus.co.id (hallo gan saya juga kaskuser).
Keberadaan suatu pipe rack untuk dalam sebuah sistem water treatment, akan memberikan kesan profesional pada kontraktor yang mengerjakanannya. Karena, selain mengerti tentang prinsip dan juga sistem kerja. Kontraktor profesional juga tentunya mengerti nilai estetika yang membuat hasil karya mereka terlihat lebih indah dan tidak njelimet.
Dan untuk customer, tentunya hal ini juga akan membuat mereka senang. Karena mereka sudah membayar harga yang lebih mahal, dan mereka memang mendapatkan sebuah karya seni yang indah.

2. Memudahkan Perbaikan Pipa
Bisa dibayangkan jika suatu jalur pipa dibuat se-enak udelnya dengan tujuan yang penting asal connect?
Tentunya Anda akan melihat pipa malang melintang masuk dari satu tangki ke tangki yang lain tanpa ada pola jelas dan beraturan.
Ah.. Bukankah tidak mengapa? yang penting sistemnya jalan
Oke jika sebagian praktisi berargumen seperti itu. Namun apakah mereka tidak memikirkan hal yang akan terjadi jika suatu saat perlu dilakukan perbaikan pada line pipa tertentu karena adanya kebocoran ataupun kerusakan lainnya?

Jika tidak menggunakan pipe rack, tentunya sang teknisi akan dengan sangat kesulitan memperbaikinya. Karena tidak ada jalur dan ruang khusus yang disediakan jika suatu emergency case terjadi. Dan percayalah.. Saya sudah sering menemukan hal seperti ini.


3. Memudahkan Pembacaan Sistem
Jika Anda sering mampir ke area WTP (Water Treatment Plant) ataupun WWTP (Waste Water Treatment Plant). Tentu Anda akan menemukan gambar besar yang memberikan penggambaran dasar tentang bagaimana sistem itu berjalan (Biasa disebut sebagai basic flow sheet).
Dan saya yakin, tempat yang menyediakan gambar besar tersebut juga dibuat dengan tambahan pipe rack yang cantik.

Namun, bayangkan jika Anda menemukan suatu sistem yang jalur pipanya tidak beraturan. Pasti Anda akan pusing lebih dari 7 keliling. Karena harus merunut satu persatu untuk memahami bagaimana sistem tersebut berjalan. (Sumpah.. Saya pernah menemukan hal ini juga).

Kesulitan terbesarnya adalah ketika, operator lama berhenti kerja dan operator baru masuk untuk menggantikannya. Maka akan dibutuhkan lebih dari 1 minggu untuk memahami sistem tersebut. Baru kemudian si operator dapat menjalankan water treatment plant tersebut dengan baik. Coba deh Anda bayangkan berapa banyak Lost yang harus diderita perusahaan.

4. Pemasangan Pipe Rack akan memberikan Area Lebih Safety
Sebuah sistem yang turut dipasangi pipe rack, akan memberikan ruang gerak dan area allowance lebih besar (dalam hal ini area untuk perbaikan dan man movement akan lebih besar). Dan seperti yang sudah dikemukakan pada point nomor dua, perbaikan akan lebih cepat dan lebih mudah  dilakukan.


5. Pipe Rack Dapat Meredam Gaya Kejut
Apakah Anda pernah melihat suatu ubin yang baru saja disemen? tentu diatasnya akan diberikan papan, sehingga walau masih basah ubin tersebut sudah dilewati.

Prinsip tersebut berhubungan dengan Semakin besar Luas Permukaan maka gaya yang diterima akan semakin kecil. 

Begitu pula hubungannya dengan Pipe Rack. 
Sebuah sistem yang dilengkapi dengan pipe rack, maka pipanya akan lebih awet dan tidak mudah pecah karena gaya kejut yang terjadi diredam oleh luas permukaan dari pipe rack. Sehingga Anda tidak perlu khawatir jika tiba-tiba pipa Anda pecah karena sebab gaya kejut (Ya setidaknya selama beberapa tahun Anda dapat duduk tenang).

Akhir Cerita : Pipe Rack Itu Penting

Mungkin lima hal tadi saya rasa cukup untuk berkenalan dengan yang namanya pipe rack dan anda bisa melihat betapa pentingnya keberadaan dari pipe rack itu sendiri.
Walau begitu, semua tentu akan kembali pada customer. Apakah mereka hanya mengejar harga, atau mereka melihat aspek keselamatan lainnya juga?

Hehe.. Sebab sayapun memasang pipe rack hanya pada customer yang benar-benar peduli pada keselamatan dan aspek keindahan dan bagi yang tidak dipasang yah.. mungkin belum berpikir kesana (Percaya deh bro disetiap BQ yang saya buat saya sudah memasukan Pipe Rack didalammnya).

Sekian Sharing Kita hari ini, saya harap kita dapat berjumpa dilain kesempatan :)

Salam Olah-Air.Com

Mr. Anggi Nurbana
Baca selengkapnya

Wednesday, 16 September 2015

Pengalaman Mengunjungi RS Sardjito Jogja Untuk Melihat Pengelolaan Limbah B3

RS Sardjito Serius dalam Penanganan Limbah B3

Mengisi acara Kemenkes di Jogja

Diamanahkan Sebagai Narasumber Acara
Selasa, 15 September 2015 saya kebetulan mendapat kepercayaan untuk mengisi acara nasional untuk Kementrian Kesehatan. Pada acara ini dihadiri oleh rekan-rekan dari RSUD rujukan seluruh indonesia.

Selama acara, para peserta acara terlihat antusias hingga tiba dipenghujung acara di hari selasa itu giliran saya tampil untuk mengisi. Walaupun sudah kesekian kali tampil mengisi, dalam hati tetap saja ada rasa deg-degan... Wong ini para dokter kok.. Hehe... Takut salah ngomong eh terus disuntik deh hehe..

Kembali ke acara, waktu sudah menunjukan pukul 5 sore, dan saya yakin jam tersebut bukanlah jam yang tepat untuk mengisi dengan teori panjang lebar. Akhirnya saya bercerita dengan santai saja, dan berupaya untuk menggali.. apa sih sebenarnya kesulitan rekan-rekan disana.

Lihat Juga : Cara Mengenali Zat Pencemar Di Dalam Air

Alhamdulillah Semua Berjalan Baik
Ternyata tanpa diduga, presentasi tersebut alhamdulillah dapat berjalan dengan baik. Dan diakhiri dengan antusiasme rekan-rekan penggiat sanitasi di Rumah sakit.

Nah Sekarang Kita cerita Tentang Sardjito
Pukul 7 Pagi, para Bapak dan ibu yang merupakan para penanggung jawab sanitasi di rumah sakit masing-masing daerah telah berkumpul di wisma MMUGM untuk bersiap berangkat ke RS Terbesar di Jogjakarta, RS Sardjito. Dan mereka berangkat pukul 7.30 pagi.

Jam 8 pagi, akhirnya sudah sampai di RS Sardjito. Dan disana kita disambut dengan senyum manis dari para penggiat Sanitasi serta pengurus B3 di RS Sardjito.

Acara dilanjutkan dengan paparan-paparan singkat kondisi pengolahan limbah b3 di RS Sardjito. Dan dilanjut lagi dengan melihat langsung aplikasi penanganan B3 di RS Sardjito.

Kelompok dibagi menjadi 3, untuk masing masing dibawa ke area pengolahan yang berlainan. Kami dibawa ke bagian B3 untuk kantong infus, area genset, area scrubber dan lainnya. Tapi tentu saja yang paling menarik bagi saya adalah bagian IPAL dari RS Sardjito (hehe.. Maklum kerjaan kita kan disana).

Silahkan Lihat ini Jika Tertarik Dengan Penurunan TDS : Cara Menurunkan TDS dalam Air

IPAL Digarap dengan Serius
IPAL RS Sardjito, menggunakan prinsip Fisika, Kimia dan Biologi. Yang memang sesuai dengan karakteristik limbah rumah sakit yang kebanyakan adalah limbah domestik. Pengolahan Limbah cair ini, digarap secara serius oleh RS Sardjito, hal ini dibuktikan dengan kehadiran operator serta ditempelnya SOP kerja IPAL pada area tersebut.
IPAL RS Sardjito dijalankan dengan serius

Pengolahan Sludge, yang merupakan lumpur dari IPAL juga diolah dengan baik. Caranya dengan menggunakan sludge dehydrator. Walau begitu, sistem activated sludge yang ada di IPAL RS Sardjito nampaknya sudah mulai menunjukan efek negatif.

Dasar Pengolahan Limbah : 3 Teknik Dasar Pengolahan Air Limbah

Sludge Sudah Berlebih
Efek Negatifnya adalah Sludge yang sudah berlebihan. Tentu saja ini berdampak pada ekstra cost yang harus dikeluarkan untuk membuangnya pada pengumpul limbah B3. Mungkin, rekan-rekan disana belum tahu kalau ada CHemi Enzym yang bisa menurunkan tingkat Active sludge sehingga kembali ke keadaan normal dan menaikan performa aeration tank.

RS Sardjito sungguh-sungguh dalam menaaati peraturan lingkungan
Hal lainnya yang saya cermati adalah kesungguhan RS Sardjito dalam penaatan peraturan. Sebagai salah satu rumah sakit Rujukan Nasioal. RS Sardjito saat ini mendapatkan Proper yang cukup baik bagi rumah sakit, yakni Proper Biru. Yang saya yakin adalah hasil kerja keras rekan-rekan di RS Sardjito. 4 Jempol deh buat rekan-rekan di RS Sardjito.

Hal inilah yang coba ditularkan oleh Kemenkes pada rekan-rekan di RSUD lainnya. Sehingga diharapkan bisa mendapatkan proper Biru juga. Saya do'akan semua lancar deh buat teman-teman di Seluruh Rumah sakit dalam mengurus Propernya.

Salam Olah-Air.Com


Mr. Anggi Nurbana

Baca selengkapnya

Thursday, 19 March 2015

[SHARE] DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK DESAIN WWTP ==> WWTP BUKAN MAGIC BOX

[SHARE] DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK DESAIN WWTP ==> WWTP atau IPAL it's not a Magic Box

Trial WWTP Team Fujikasui

Haloo sobat olah-air sekalian..
alhamdulillah setelah sekian lama akhirnya saya sempat untuk menulis artikel baru lagi.

Di-artikel kali ini saya akan bercerita sedikit tentang hal yang sesuai judul.. Kebetulan saya memang cukup banyak kalangan yang memiliki persepsi WWTP bisa mengolah limbah apa saja (x_x).

Oke Let's Start

Alasan Bercerita Ini ;p

Pada suatu hari di bulan maret tahun 2015. Saya mendapat telepon dari seseorang bernama Jono (Sebut saja begitu), Pak Jono meminta dikirimkan penawaran kepada dirinya untuk sebuah IPAL. Lalu saya tanya ke-beliau "Pak Jono, Limbahnya jenis apa pak?"
Beliau menjawab "Limbah Pabrik Pak!"
Saya Tanya balik "Pabrik apa pak?"
Jono "Pokoknya pabrik industri pak!, Pak Anggi kan biasa membuat IPAL, pasti bisa membuat IPAL pabrik, jadi saya diminta dikirimkan penawarannya!"
Gubrag.. Saya menepuk Jidat,,,
Mungkin bapak Jono ini mengira saya ini dukun atau paranormal yang bisa tebak-tebak angka togel atau sejenisnya... hehehe
Dan cukup gilanya lagi.. Kejadian mirip-mirip seperti ini tidak hanya terjadi sekali dua kali, namun cukup sering x_x. Seringnya orang-orang meminta penawaran atau desain kepada saya tidak memberikan data dan deskripsi yang jelas. Saya memakluminya karena mungkin mereka menganggap para Engineer itu Dewa atau paranormal wkwkwk.

Semua Dibuat untuk Peruntukan Tertentu ==> It's Not Magic Box

Ok.. Back To Topic..
WWTP atau IPAL, bukanlah magic Box. Yang apabila limbah jenis apapun dimasukan kedalam sana, maka keluar akan menjadi air bersih.
Come on Bro.. It's A system. Dan sebuah sistem sudah dibuat sesuai untuk peruntukannya. Jadi IPAL untuk limbah tekstil tentu berbeda dengan IPAL Industri Plating. IPAL Industri makanan berbeda dengan industri sabun. IPAL untuk perkantoran berbeda dengan industri percetakan. Pada intinya suatu sistem ataupun benda apapun memang dibuat untuk suatu tujuan spesifik. Seperti Kamera yang dibuat untuk mengambiil gambar, bukan untuk pakan ternak x_x. (hehe.. Nulis ini sambil ingat-ingat yang nelepon).

We're Engineer Not Dukun

Oke lain cerita lagi..
Terkadang adapula yang menelepon dan meminta desain IPAL, namun tidak memberikan deskripsi data yang jelas. Apa Jenis Pencemar, Berapa Jumlah Debit, Luas area dsb tidak diberikan. Wew.. Untuk customer semacam ini saya sering mengatakan "Pak Kami engineer bukan dukun, maka kami bekerja berdasarkan data bukan wangsit" dan seringnya setelah saya menjabarkan apa-apa saja yang saya perlukan si Penelepon atau yang meng-email mengiyakan lalu hilang entah kemana (Wkwkwkwk.. Asli Sob.. sering banget) 
Mungkin mereka tidak mau repot, atau bagaimana..
Intinya bagi sobat yang memerlukan bantuan saya disini untuk pembuatan IPAL atau WTP. Berikut adalah standar data yang diperlukan :

Data-data yang diperlukan

1. Jenis Pabrik
2. Jenis Air Limbah/ Air Inlet
3. Debit atau Flow Air Limbah
4. Luas area yang diberi, Kondisi dan posisi (apakah ada di kawasan atau di luar kawasan)
5. Target yang diinginkan SK GUB/KepMen/Standar Kawasan.
6. Sample limbah (Jika Ada)
7. Budget (hehehe.. Biar cepat aja Sob)

Dengan adanya data-data tersebut maka proses desain baru bisa dimulai. Dan Sobat harus mengerti, dalam mendesain kami para engineer mememerlukan waktu, biaya dan tenaga. Sehingga tidak jarang saya menolak Perusahaan yang meminta desain dalam tempo satu atau dua hari (x_x  kami bukan Robot Sob). Ditambah lagi perusahaan sejenis itu, biasanya hanya main-main saja ataupun Perusahaan PALU GADA (Apa Lu Mau Gw Ada) Makanya kami tidak melayaninya (Kalau ada diantara sobat disini harap maklum ya hehehe).


Yo wess.. Kelamaan Cerita..
Sudah saatnya bekerja lagi..

Sampai Jumpa di lain kesempatan

Salam Olah-air :)

Mr. Anggi Nurbana
Baca selengkapnya

Tuesday, 22 July 2014

We Can Make It : "Free Energy Resource From Waste Water"

We Can Make It : "Free Energy Resource From Waste Water"



Water is vital for the existence of living beings, both for plants, animals and the human. Water is also recognized as a vital factor in the world of industry. The entire industry in any scale must use water. Water that has been completed is used and not suitable for consumption again referred to as waste water.
Waste water, has become a commodity that will occur when the water consumption activities carried out. When cooking, cleaning, or as a raw material in industry. Water really is needed. But the notion that water is a natural resource that is not limited to make some people underestimate the water, resulting in wastage of this vital resource. This perception makes a lot of industry avoid to treat their waste water, because they think waste water is useless. This Perception is wrong!

Recent research shows that wastewater can actually produce energy. Today Some places have been able to make huge amounts of energy to be able to supply the plant with the use of wastewater. Amazing isn't it? Waste water, which in essence is water that contains excessive parameter or substance. These parameters can include the value of minerals, COD, BOD, TOC or the other. Deeper understanding of the parameters that have a value of this excess may be a basis for creating energy reactor plant using waste water as its source.
Here are some examples of the parameters that we can consider in using the resources. 
1. Temperature 
High temperatures in most of the actual waste water can be used to develop energy reactor. For example, a textile mill that performs color dyeing will produce waste water that has a temperature above 130 Celcius, it is fantastic considering the heat = energy. So by making a heat converter plant, we can get this energy.
2. Ingredients Organic Matter
TOC or Total Organic Content is one of the parameters that can produce energy, high TOC values will be indicated by a high COD or BOD. How to convert enough energy has also been demonstrated by several companies, namely by using a system based on anaerobic wastewater treatment reactor. Anaerobic reactors will make the content of organic substances in waste water turned into biogas, which can later be used as a source of energy.
3. Flow of WasteWater 
High discharge wastewater can also be one of the parameters to create energy. Combined with hydroelectric generator, the high water discharge will be turned into electricity. And Voila free electricity obtained.
Fact Show that there are many techniques that can be selected to obtain energy from wastewater. But of course this also requires awareness of the industry players firmness, government and supported by scientists. So that in the future, the Waste Water Treatment Plant will change its name to ECR (Energy Converting Reactor).
Baca selengkapnya