Showing posts with label Jasa Water Treatment. Show all posts
Showing posts with label Jasa Water Treatment. Show all posts

Friday, 19 October 2018

Prinsip Kerja Electro Deinonization (EDI) Dalam Proses Water Treatment

Prinsip Kerja Electro Deinonization (EDI) Dalam Proses Water Treatment




Dunia Industri yang sekarang semakin berkembang dan semakin menuntut spesifikasi yang semakin ketat dari beragam sisi. Salah satu sisi yang cukup ketat adalah dari bidang utility khususnya air. 


Beberapa industry seperti farmasi, instrumentasi juga pembuatan tinta khusus ternyata memerlukan suatu air dengan spesifikasi yang sangat khusus. Spesifikasi ini basa disebut sebagai Spesifikasi Ultra Pure Water. Yang hanya bisa didapatkan dari proses pemurnian tingkat tinggi salah satunya ada proses EDI. 



Dan dalam artikel kali ini kita akan menuliskan bagaimana sih proses EDI itu sehingga bisa menghasilkan air dengan tingkat kemurnian tinggi atau Ultra Pure Water?




Prinsip Penggunaan EDI 



Proses pemurnian air hingga pada tingkat ultra pure water, sebenarnya sudah biasa dilakukan dalam industry farmasi dan juga intrumentasi. Proses mendapatkan ultra pure water ini, biasa dilakukan dengan system Mixbed Demin. 



Sistem Mixbed demin ini, dahulu adalah yang utama dipakai untuk mendapatkan Ultra Pure Water sebelum proses EDI Ditemukan. Prosesnya adalah dengan proses penyerapan cation dan anion yang berada di air dengan resin yang ada dalam tangki. 



Proses penyerapan cation dan anion yang ada dalam air ini, harus melalui proses regenerasi resin yang dimana cukup merepotkan dan memerlukan banyak biaya baik. 


Kontraktor Pembuat EDI



Prinsip kerja EDI, memiliki perbedaan dengan prinsin kerja Mixbed Demin. Dimana cation dan anion ini nanti diberikan reaksi lewat arus listrik DC. Sehingga akhirnya dapat memisahkan diri dari air permeate menuju air concentrate. Hal ini memberikan kelebihan pada proses EDI, karena tidak perlunya proses regenerasi seperti pada proses Mixbed Demin. 




Kelebihan Penggunaan EDI 



Setelah mengetahui tentang prinsip kerja dari Proses EDI, maka kita akan membahas sedikit tentang apa saja sih kelebihan dari proses EDI (Electrodeionization). Cekidot 



a. Tidak memerlukan proses regenerasi 



Proses pemurnian air menggunakan EDI, tidak memerlukan proses regenerasi. Hal ini dikarenakan prinsip kerja dari EDI itu sendiri bukanlah merupakan pertukaran Ion. Tapi lebih kepada injeksi muatan electron pada senyawa pengotor yang ada diair. Fungsinya adalah untuk dapat dengan mudah membuat pengotor tersebut berpindah ke dalam cation atau anion chamber di Sistem EDI. 



Dengan ketiadaan proses regenerasi, tentu membuat operasional cost berkurang, diiringi dengan berkurangnya juga proses operasional dan juga installasi yang merepotkan. 





b. Tidak menghasilkan Limbah 



Proses penyerapan cation dan anion dengan meggunakan mixbed, akan membutuhkan proses regenerasi agar si mixbed dapat digunakan terus menerus. Proses regenerasi itu sendiri tentu kita tahu, bahwa dia memerlukan Asam HCl dan juga basa NaOH. Yang akhirnya nanti akan menghasilkan limbah regenerasi yang memiliki pH dan TDS diluar batas yang bisa diterima baku mutu. 

Lihat Juga : 5 Kekurangan Mesin EDI



Limbah regenerasi ini nantinya harus diolah dalam proses pengolahan air limbah (IPAL / WWTP) dan hal ini tentu merupakan cost tambahan yang harus diperhitungkan. Karena pemilik Demin harus mengeluarkan biaya Investasi dan operasional untuk dapat mengolahnya. 



Berbeda dengan proses pada EDI, dimana tidak perlu melakukan regenerasi sehingga owner tidak perlu pusing lagi memikirikan biaya untuk investasi IPAL dan juga operasionalnya. 





c. Sistem Operasional Yang Lebih Simple 



Ketiaadaan proses regenerasi, tentu akan membuat berkurangnya valve yang harus dioprasikan. Hal ini akan memudahkan proses operasional seperti halnya proses operasional antara RO dan Demin. 



Sistem operasional yang lebih simple akan berdampak pada menurunnya jumlah operator yang diperlukan untuk running system. Dan hal ini juga akan berdampak pada lebih stabilnya debit yang dihasilkan karena proses maintenance dan regenerasi juga akan berkurang jauh. 



d. Low Power Consumption 



Walaupun dalam prinsip kerjanya EDI menggunakan arus listrik DC. Tapi dalam kenyataan dilapangan jikalau kita hitung dengan berkurangnya proses pumping, regenerasi, maintenance dan lain-lain maka sudah tentu dari segi power consumption jauh lebih rendah daripada proses Mixbed ataupun demin yang digantikan. 

Lihat Juga : 6 Teknik Anaerob untuk Pengolahan Air Limbah



e. Area Sistem Yang Lebih Kecil 



Kelebihan terakhir dari pemilihan EDI sebagai proses untuk mendapatkan ultra pure water adalah karena EDI hanya memerlukan area yang jauh lebih kecil. Yakni hanya 30% dari area yang diperlukan oleh system Mixbed. 



Area yang lebih kecil ini didapat karena proses EDI telah mengeleminasi kegiatan regenerasi, back wash, rinsing, dan juga proses maintenance lainnya. Alhasil area system EDI ini sendiri menjadi lebih kecil. 



Keuntungan area ini tentu sangat diinginkan oleh para Owner yang memiliki area terbatas di pabrik mereka. 





Nah itu dia, Sedikit pembahasan tentang Prinsip kerja dari EDI beserta dengan beberapa kelebihan dari system ini. Untuk pertanyaan lebih lanjut atau permintaan Quotation EDI ini dapat menghubungi kami di PT. CHEMINUSA. 






Salam Hangat, 






Mr. Anggi Nurbana

Baca selengkapnya

Saturday, 9 December 2017

Cara Membersihkan Scale Dari Boiler

Cara Membersihkan Scale Dari Boiler

Bagaimana Membuang Scale dari Boiler

Scale adalah sebuah masalah umum yang biasa ditemukan pada Steam boiler dimanapun berada. Dan dalam postingan Olah-Air.Com kali ini kita akan membahas sekilas tentang Cara Membersihkan Scale dari Boiler beserta dengan prinsip-prinsip dasarnya.

Kenapa Terjadi Scale?

Pada umumnya Scale terjadi disebabkan oleh Calcium Carbonate yang masuk kedalam dinding ketel Boiler. Calcoum Carbonate ini berasal dari air yang digunakan air yang digunakan sebagai boiler feed water.

Air yang terkena panas akan berubah menjadi uap atau steam, sedangkan Dissolved Solid akan berubah menjadi Scale, yang paling umum adalah Calcium Scale. Selain dari Calcium Scale juga bisa terjadi dari Silican dan Magnessium.


Kenapa Scale Harus Dibersihkan Dari Boiler?


Ketika Scale semakin menumpuk dalam sistem boiler Anda, maka akan terjadi efek isolasi yang meningkatkan keberegaman temperature. Hal ini akan mengakibatkan kebocoran pada boiler tube atau dalam kondisi ekstrem boiler dapat meledak.

Efek lain yang terjadi akibat Scaling dalam boiler adalah turunnya efektifitas dari boiler serta menurunnya pula jumlah steam, tentu akan membuat boiler Anda tidak effektif karena menggunakan bahan bakar yang lebih banyak namun hanya menghasilkan sedikit steam yang berkualitas.


Bagaimana Cara Membersihkan Scale Pada Boiler?

Berikut ini adalah langkah demi langkah cara untk membersihkan deposit scale yang ada dalam boiler. Beberapa langkah tambahan dan mungkin produk anti scale atau scale remover mungkin harus anda pertimbangkan jika Cara Membersihkan Scale ini Anda rasa kurang efektif.


Oh Iya, Perlu Anda catat juga proses ini tidak akan membuat Boiler Anda kembali pada performa Awal namun hanya untuk memperbaiki performanya. Prosedur dibawah ini kadang harus diulang beberapa kali untuk mendapatkan hasil terbaik, terlebih lagi jika ternyata scale yang ada ternyata sulit sekali terlepas.


Catat juga, kita akan menggunakan Asam yang akan mengeluarkan asap. Oleh karenanya diharapkan Anda juga menyiapkan exhaust fan agar tidak terjadi keracunan.



Prosedur Membersihkan Boiler Anda Dari Scale


Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membersihkan scale :
  1. Isolasi boiler dengan menutup valve in dan out boiler. Biarkan tutup man hole bagian atas tetap terbuka.
  2. Hitunglah Volume Boiler dan Gunakan Chemi SR-06 kemudian lakukan spraying pada area ketel bagian dalam.
  3. Isi Boiler dengan air hingga sekitar setengah kapasitas boiler. Pastikan pH sebelum start berada di angka 1-2.
  4. Aktifkan boiler dengan temperature maximum 54 Celcius. Pastikan suhu tidak melebihi 54 Celcius sebab dapat menyebabkan korosi. Anda akan menyaksikan scale mulai terlepas dari dinding bagian dalam boiler.
  5. Terus nyalakan dan matikan boiler dalam range 45-54 Celcius. Selalu pastikan pH dalam range 1-2. Ketika scale sudah terlihat menumpuk maka lakukan pengurasan dan ulangi langkah nomor 2 hingga 5 hingga scale sudah tidak terlihat.
  6. Setelah Scale sudah tidak terlihat menumpuk, maka cairan yang ada di dalam boiler ditambahkan dengan Penetral Chemi BN 06. Kemudian lakukan sirkulasi selama beberapa menit (10 menit). Setelah selesai segera lakukan pengurasan.
  7. Tambahkan soft water pada boiler dan lakukan pembilasan cepat dan lambat masing-masing satu kali.
  8. Setelah pembersihan selesai, maka isilah boiler dengan Boiler Feed Water dan kondisikan parameternya sesuai dengan spek boiler yang Anda miliki (Kandungan Phosphate, Sulfite dan pH disesuaikan).


Baca selengkapnya