Showing posts with label Fungsi Penambahan persenyawaan kimia pada pengolahan air. Show all posts
Showing posts with label Fungsi Penambahan persenyawaan kimia pada pengolahan air. Show all posts

Saturday, 25 July 2015

[RAHASIA] CARA MENEMUKAN PENYEBAB KERUSAKAN SISTEM IPAL WWTP

Cara Menemukan Penyebab Kerusakan sistem pada WWTP


Error atau hasil yang diluar standar baku mutu yang ditetapkan merupakan hasil yang tidak diinginkan semua pihak. Selain dapat merugika manajemen (jika ketahuan pihak kawasan dan warga), hasil ini juga dapat merusak citra perusahaan. Tentunya kesalaha-kesalahan seperti ini tidak ingin terjadi, dan semaksimal mungkin harus ditiadakan.


IPAL, WWTP, CHEMINUSA, Water Treatment Specialist, IPAL, WWTP, CHEMINUSA, Water Treatment Specialist, IPAL, WWTP, CHEMINUSA, Water Treatment Specialist, IPAL, WWTP, CHEMINUSA, Water Treatment Specialist, Perusahaan Water Treatment
Pengecekan Dosis Optimum

Zero Tolerance to Error


Kesalahan, sekecil apapun itu tentu dapat menyebabkan kerugian. Baik terhadap perusahaan maupun individu. Oleh karena itu kesalahan sekecil apapun khususnya yang menyangkut pada hasil, tidak boleh ditoleransi.

Berbeda halnya dengan sistem WWTP. Sistem WWTP atau Instalasi Pengolahan Air Limbah, biasanya dirancang dengan parameter tertentu yang ditentukan sejak awal. Seperti sebuah lampu yang diciptakan untuk memberikan cahaya, lampu pun tidak akan bisa digunakan untuk memotong sayur. IPAL atau WWTP pun sama, karena dibuat berdasarkan suatu parameter tertentu pada saat awal pembuatannya. Maka apabila parameter masukannya berbuah drastis, tentulah si IPAL Tidak akan sanggup lagi untuk memprosesnya seperti yang telah dijabarkan pada artikel ini. Namun kali ini kita tidak akan membahas tentang itu. Yang akan kita bahas kali ini adalah sesuatu yang lain. Sesuatu yang sering dilewatkan oleh para engineer dan bagian maintenance. Sesuatu yang sebetulnya prinsipil namun terkadang diabaikan. Apakah itu?? mari kita bahas bersama, langkah-langkah menginvestigasi dan menemukan kesalahan pada sistem pengolahan limbah.

Tips dan Langkah-langkah dalam menemukan kesalahan pada hasil WWTP


  1. Carilah History atau riwayat Treatment sebelumnya.
    Riwayat Treatment selalu dapat memberikan info terpercaya mengenai kondisi terkini dan sejarah sistem. Kondisi pompa, elektrikal, history perbaikan, jumlah chemical, dosis dan hal-hal detail lainnya dapat ditemukan pada file history sistem yang baik. Oleh karena itu dengan melakukan pengecekan terhadap History, seorang engineer dapat menemukan letak masalah pada IPAL yang sedang ditangani. Untuk lebih jelasnya silahkan masuk ke artikel berikut.
  2. Diskusi Bersama Operator IPAL
    Operator adalah orang yang bertanggung jawab untuk mengoprasikan mesin atau sistem. Sejatinya seorang operator pastilah lebih mengerti jika ada permasalahan yang terjadi dan kapan mula mula terjadinya permasalahan tersebut. Diskusi bersama dengan operator, amatlah penting mengingat File History saja kadang tidak mencakup keseluruhan Informasi terupdate.
    Malah terkadang, adanya kekurangan chemical pada chemical dosing tank tidak tertulis pada history yang akhirnya menimbulkan kesalahan pada hasil outlet. Jadi amat disarankan untuk turut berdiskusi bersama dengan Operator IPAL.
  3. Cross Check Informasi bersama dengan Bagian Produksi, Maintenance dan Lab.
    IPAL merupakan sentral dikumpulkannya air limbah dari berbagai macam departemen. Departemen yang terbesar penyumbangnya biasanya dari departemen produksi, disusul oleh Lab baru kemudian maintenance. Seorang engineer yang berurusan dengan IPAL, tentu harus berhubungan baik dengan departemen-departemen ini. Sehingga adanya keterbukaan jika ada sesuatu yang secara sengaja ataupun tidak sengaja masuk ke dalam line pembuangan limbah.
    Saya pribadi pernah menemukan collapse-nya sebuah WWTP lantaran bagian salah seorang laboran di laboratorium secara tidak sengaja membuang Phenol ke wastafel. Yang akhirnya phenol tersebut mematikan bakteri di Tangki Aerasi. Walhasil pengolahan limbah di Pabrik rusak total. Dan perlu dilakukan overhoul.
    Jadi, dengan dilakukannya cross check serta diskusi terbuka maka masalah-masalah seperti ini dapat dengan mudah diatasi dan dicegah agar tidak terulang kembali.
  4. Mengecek CCTV
    CCTV merupakan salah satu alat pemantauan yang dapat diandalkan. Beberapa CCTV dapat merekam secara otomatis kejadian pada hari-hari sebelumnya. Sehingga tidak jarang CCTV dapat menjadi sebuah bukti yang kuat untuk memutuskan sesuatu.
    Begitu juga dengan masalah yang Anda hadapi, saat ketiga cara diatas tidak dapat memberikan hasil maka disarankan berbaik hatilah dengan Security hehehe..
    Pinjam dan tontonlah beberapa rekaman cctv, terutama yang mengarah ke Area IPAL. Terkadang dalam beberapa kasus awal mula rusaknya sistem dapat ditemukan lewat rekaman CCTV. Pernah ditemukan, WWTP yang jalannya berantakan gara-gara salah seorang office boy yang baru membuang hasil pel dengan Wippol/desinfektan ke tangki pengumpul limbah organik. Walhasil rusaklah sistem... Nah untuk menghindari hal seperti tadi terjadi lagi, memantau CCTV dapat menjadi pilihan juga.

Sekian beberapa tips untuk menemukan penyebab kerusakan sistem pada WWTP. Mudah-mudahan dapat memberikan masukan berharga bagi rekan-rekan sekalian.

Jika ada diantara rekan-rekan yang memiliki pertanyaan serta ingin berkonsultasi seputar water treatment dan waste water treatment, ataupun butuh bantuan dalam bidang mechanical dan electrical jangan ragu untuk menghubungi kami di email : cheminusa@outlook.com

Salam Engineering



Good Life, Clear Water
www.olah-air.com

KUNJUNGI JUGA ARTIKEL RAHASIA LAINNYA :

Baca selengkapnya

Thursday, 14 August 2014

Fungsi Penambahan Persenyawaan Kimia Dalam Air


Fungsi Penambahan Persenyawaan Kimia Dalam Air












Assalamualaikum Wr.wb.


Ketemu lagi sama Mr.adiet Abdillah ( Masternya Water Treatment ) hehehehe....

ane mw berbagi info harian lagi nih
tentang fungsi dari penambahan persenyawaan kimia ke dalam pengolahan air khususnya air minum
Tentunya dalam mengolah air , kita pasti menambahkan bahan kimia baik dalam jumlah banyak ataupun sedikit
nah kita harus tau nih fungsi dari bahan kimia yang kita tambahkan agar tidak salah dalam proses pengolahannya

Berikut penjelasnnya

Nama Senyawa Kimia
Rumus Senyawa Kimia
Penggunaan
Karbon Aktif
C
Kontrol Bau dan Rasa
Alumunium sulfat
Al2(SO4)3
Koagulasi
Ammonium sulfat
(NH4)2SO4
Koagulasi
Kalsium Hidroksida
Ca(OH)2
Pelunakan Air
Kalsium Hipoklorit
Ca(Clo)2
Desinfeksi
Kalsium Oksida
CaO
Pelunakan Air
Karbon dioksida
CO2
Rekarbonasi
Khlorine
Cl2
Desinfeksi
Khlorine dioksida
ClO2
Kontrol bau dan rasa
Copper sulfat
CuSO4
Control alga
Ferri chloride
FeCl3
Koagulasi
Ferri Sulphate
Fe2(SO4)3
Koagulasi
Ferro sulphate
FeSO4
Koagulasi
Asam Fluosilikat
H2SiF6
Fluoridasi
Magnesium Hidroksida
Mg(OH)2
Defluoridasi
Kalium Permanganat
KMnO4
Oksidasi
Sodium Aluminat
NaAlO2
Koagulasi
Sodium Bicarbonat
NaHCO3
Kontrol pH
Sodium Carbonat
Na2CO3
Pelunakan air
Sodium Khlorida
NaCl
Regenerasi Pertukaran Ion
Sodium Fluorida
NaF
Fluoridasi
Sodium Fluosilikat
Na2SiF6
Fluoridasi
Sodium heksa metafosfat
(NaPO3)n
Kontrol Korosi
Sodium hidroksida
NaOH
Pengaturan PH
Sodium Hipokhlorit
NaOCl
Desinfeksi
Sodium Silikat
Na2SiO3
Bahan Pembantu Koagulasi
Natrium Thiosulfat
Na2S2O3
Dekhlorinasi
Sulfur dioksida
SO2
Dekhlorinasi
Asam sulfat
H2SO4
Pengaturan pH
Amoniak
NH3
Desinfeksi Khloramine
Mungkin segitu dulu ya info dari ane hari ini

Semoga Bermanfaatt buat Makhluk yang membutuhkan air

Salam Hormat
Mr.Adit Al-Abdillah

Baca selengkapnya