Showing posts with label Boiler. Show all posts
Showing posts with label Boiler. Show all posts

Thursday, 21 April 2016

Pengenalan Boiler dan Pengunaan Air dalam Dunia Boiler

Pengenalan Boiler dan Pengunaan Air dalam Dunia Boiler

Anda harus memahami tentang boiler treatment


Dunia water treatment kok membahas Boiler sih? Kenapa?
Jawab : sebab boiler itu tidak akan terlepas dari yang namanya water. Dalam pengoprasian dan prinsip kerjanya akan kita kenal lebih jauh dalam postingan pengenalan boiler dan cara kerjanya berikut.

Pengertian Boiler

Sesuai dengan namanya, boiler (Pendidih) adalah alat industri yang digunakan untuk mendidihkan liquid (water) untuk kemudian mentransformasi water tersebut sehingga berubah menjadi steam. Selanjutnya steam tersebut dipergunakan untuk menggerakan generator ataupun untuk keperluan lainnya.

Menurut Departemen Tenaga Kerja Amerika, boiler adalah Bejana tertutup dimana air atau cairan lainnya dididihkan sehingga menghasilkan uap air, atau uap panas dalam keadaan vaccum ataupun non vaccum untuk kemudian uap tersebut digunakan pada mesin lain. Sumber tenaga dari boiler ini bisa berupa bahan bakar, listrik ataupun tenaga nuklir.

Kembali dengan cara pembahasan ala Mr. Anggi tentang cara kerja boiler
Oke ya kawan-kawan. Saya pribadi ketika menuliskan ini menjadi agak rancu jikalau menulisnya dalam bahasa yang tidak saya gunkan. So mohon maaf untuk pecinta bahasa baku, saya akan menjelaskannya dengan bahasa yang easy going ala diri saya sendiri hehehe..

Prinsip/Cara Kerja Boiler

Air yang berada di dalam pipa preheat sebelumnya dipanaskan untuk selanjutnya masuk kedalam vessel boiler. Di dalam vessel boiler air tersebut dididihkan dengan burner, sehingga menghasilkan uap atau steam panas. dan kemudian steam tersebut digunakan untuk menggerakan mesin/generator. Yup secara mudah itulah prinsip kerja boiler.

Bagian Utama Boiler
Kalau dijelaskan secara panjang maka boiler ada banyak sekali bagiannya. Dari mulai furnace, steam drum dsb. namun kali ini saya akan menjelaskan dua bagian inti dahulu (agar tidak melebar dan sesuai judul yakni pengenalan boiler). jadi bagian utama yang akan dibahas disini adalah Furnace dan seperangkat vessel tadi dimana air berubah menjadi steam karena adanya panas.


Boiler Feed Water, Apaan Tuh?

Untuk Anda yang sangat familiar dengan boiler, maka tentu Anda akan mengenal yang namanya BFW alias Boiler Feed Water.
BFW atau Boiler feed water adalah air yang disupplai ke dalam boiler untuk selanjutnya menjadi steam.Boiler Feed Water (BFW) biasanya adalah air yang telah diolah sedemikian rupa sehingga memiliki parameter mineral yang rendah, khusunya dalam bidang hardness (akan kita buat artikel tentang hardness ya atau bisa cek dibawah).

Treatment untuk BFW

Menyamber tentang informasi boiler feed water, ada beberapa treatment yang harus dilalui oleh air sebelum masuk menjadi BFW. Karena jika tidak maka si boiler nantinya tidak akan menghasilkan steam yang bagus dan juga proses pemanasan dan konsumsi bahan bakar tidak akan efisien tanpa adanya si treatment itu tadi.

Apa saja treatment dari BFW, ini dia :

1. Physical Treatment
Air yang digunakan oleh boiler ini biasanya bersumber dari air tanah atau air pam. Sehingga pertama kali biasanya dilakukan adalah pengurangan pengotor atau impurities dengan cara penyaringan secara fisika. Biasanya digunakan sand dan carbon filter. Dan pada beberapa kasus dimana airnya terkontaminasi organic content ataupun mineral mangan yang tinggi kita juga bisa menggunakan UF plus green sand filter.

2. Softening Treatment
Tujuan utama dari proses softening pada boiler water treatment adalah untuk mengurangi hardness dalam air. Seperti yang sudah kita bahas pada artikel lainnya di olah-air.com hardness adalah parameter yang dapat menyebabkan terjadinya scale dan menurunkan efisiensi boiler. Sehingga airnya harus dilunakan terlebih dahulu.
Proses pelunakan air ini bisa dengan menggunakan water softener ataupun dengan ion exchange.

Berkaitan : Cara Menurunkan Hardness 

3. Mineral Removal
Proses mineral removal biasanya ditujukan untuk boiler yang memerlukan air dengan kemurnian yang tinggi. Biasanya digunakan ion exchange alias demineralisasi ataupun dengan menggunakan proses reverse osmosis.

Lihat Juga : Reverse Osmosis Berkualitas

4. Chemical Treatment
Setelah ketiga proses tadi atau bahkan tanpa proses nomor dua atau 3. Biasanya sebuah boiler feed water akan menggunakan chemical treatment. yakni proses injeksi bahan kimia kedalam air agar air tersebut memiliki karakteristik yang cocok dengan boiler (mohon maaf kalau bahasanya tidak pas).
Beberapa diantara chemical yang biasa digunakan, dan juga Cheminusa jual adalah :

Setelah lihat cukup banyaknya treatment diatas, maka kita bisa mengatakan bahwa Boiler Feed Water Adalah air yang telah di treatment secara khusus agar menjadi air yang bebas pengotor dan cocok untuk boiler yang digunakan.

Condensed Water Apa lagi tuh?
Condensed water adalah uap yang telah dingin dan akhirnya menjadi air lagi. Biasanya condensed water ini akan masuk ke line dari make-up water untuk kemudian bercampur menjadi boiler feed water. 

Proses Blow Down, Kenapa Ada?
Oke, sebaik apapun proses pretreatment dari si boiler feed water. Lama kelamaan kita akan melihat adanya impuritie atau pengotor yang timbul akibat adanya penggunaan bahan kimia dalam si BFW tadi. Ketika air didalam vessel sudah menjadi jenuh maka harus dilakukan proses blow down.

Masih Banyak tentang Boiler, kita akan bahas secara spesifik di Label Boiler.
Oke ya sob, sebenarnya bicara boiler maka kita akan bicara cukup banyak hal. Dari mulai desain si boiler, jenis-jenis boiler, proses oprasi dan sebagainya. Maka dari itu postingan kali ini saya rasa cukuplah untuk mengawali itu semua. Dan sekian artikel tentang dasar boiler dan penggunaan air dalam dunia Boiler.

Sampai jumpa di kesempatan selanjutnya :)


Salam Olah-Air.




Baca selengkapnya

Friday, 8 April 2016

Jenis-Jenis Chemical untuk Boiler

7 Jenis Chemical / Bahan Kimia pada Boiler Treatment

Boiler meledak hingga menewaskan 6 orang pekerja. Jangan Main-main dengan Boiler Treatment!

Boiler adalah salah satu bagian yang sangat penting yang keberadaannya bisa kita temukan pada hampir setiap pabrik terutama pada pabrik pensuplai tenaga listrik seperti PLTU.

Boiler berfungsi dengan menguapkan air menjadi steam untuk kemudian steam tersebut digunakan sebagai penggerak mesin-mesin produksi ataupun mesin lainnya. Dan sebagai bahan bakar, kita akan menemukan batu bara, minyak bumi ataupun uap panas yang digunakan sebagai bahan bakar dari boiler ini.

Nah tadi kita dengar ada steam, berarti ada air dong?

Yup betul sekali sebab boiler juga secara langsung berhubungan dengan dunia water treatment karena pada pengoprasian sebuah boiler tidak akan terlepas dari yang namanya air, dan chemical untuk proses water treatmentnya. Sehingga sekarang ini banyak sekali perusahaan-perusahaan baru bermunculan yang menjual chemical untuk boiler.

Apa sih Fungsi dari Chemical pada Proses Boiler?

Seperti yang kita sudah pelajari sebelumnya di olah-air.com. Bahwa sebenarnya dalam air terdapat banyak sekali kandungan mineral dan juga zat pengotor lain yang membuat karakter dari setiap air itu berbeda-beda dan unik sekali.
Kandungan mineral dan pengotor tersebut lah yang harus kita antisipasi dalam setiap proses boiler. Sebab mineral-mineral tersebut jika tidak ditangani secara serius dapat menyebabkan kerusakan pada sistem baik di boiler hingga di mesin produksi. Bahkan Anda juga bisa menjumpai suatu boiler meledak dengan dahsyatnya karena air yang digunakan sebagai feed water dari boiler tersebut tidak di treatment secara benar. Wuidih Ngeri ya..

Sehingga hingga diparagraf ini, kita dapat memberikan garis besar utama dari digunakannya chemical untuk boiler adalah dalam rangka menjaga kondisi boiler sehingga bisa tetap bekerja dengan baik dan optimal.

Lalu apa saja jenis Chemical yang Umum Digunakan pada Boiler?

1. Anti Scalant
Sesuai namanya Anti scalant adalah Chemical yang digunakan untuk mencegah terjadinya scale pada boiler. Scale biasa terjadi karena adanya hardness atau kesadahan yang disebabkan adanya Ca atau Mg.
Anti scalant akan berfungsi mengikat si Ca alias kalsium dan Mg alias Magnessium. Sehingga kedua zat ini tidak akan membentuk scale tetapi malah membentuk senyawa kompleks yang larut dalam air sehingga nantinnya akan keluar pada saat blow down.
Dan Jika sobat memerlukan Anti Scalant, silahkan hubungi kami. Karena kami akan memilihkan Anti Scalant yang terbaik untuk boiler sobat. Berdasarkan kondisi jenis boiler, jenis air yang digunakan, serta tujuan digunakannya boiler.

2. Anti Corrosion / Corrosion Inhibitor
Anti Corrosion berfungsi sebagai bahan kimia yang mencegah terjadinya korosi pada boiler. Korosi pada boiler terjadi karena alkalinity atau pH pada boiler terlalu rendah sehingga zat asam akhirnya memakan lapisan metal pada boiler.
Selain itu, corrosion juga Bisa terjadi karena cukup tingginya zat oksigen dalam air sehingga oksigen tersebut mencoba bergerak mengembalikan besi ke bentuknya yang semula yakni berupa oksida besi (Kalau bingung coba baca vogel om).
Anti Corrosion atau Corrosion Inhibitor, bekerja dengan menjaga pH pada boiler water untuk tetap berada pada posisi basa sehingga tidak akan terjadi korosi karena asam. Selain itu Corrosion Inhibitor juga membantu menangkap oksigen sehingga oksigen tersebut tidak bereaksi dengan permukaan boiler yang nantinya menyebabkan korosi.
Untuk mendapatkan penawaran Anti Corrosion atau Corrosion Inhibitor terbaik bagi boiler Anda. Silahkan Hubungi Kami Disini.

3. Boiler Descaler
Bahan kimia atau chemical yang satu ini berfungsi untuk membersihkan boiler dari scale yang menumpuk. Dengan menggunakan bahan kimia ini, scale yang terbentuk baik dari Hardness scale, Sulphate scale ataupun Sillicate scale akan segera rontok dan di blowdown. jauh lebih mudah dari pada Anda harus menggetok scale tersebut hehe...

4. Oxygen Scavanger
Oxygen adalah salah satu penyebab terjadinya korosi pada boiler. Dengan menggunakan oxygen Scavanger, oxygen akan diikat dalam ikatan kimia sehingga tidak lagi akan bereaksi dengan permukaan boiler.

5. Dealkalizer
Walaupun nilai alkalinitas pada boiler disebut baik jika berada pada pH 8-10. Namun ternyata pada keadaan tertentu nilai alkalinitas yang terlalu tinggi malah bisa menyebabkan masalah. Seperti Blow down yang lebih sering, dan juga steam dengan kualitas yang rendah (akibat banyak mengandung uap CO2). Oleh karena itu, Dealkalinizer bekerja dengan menyingkirkan nilai alkali dari zat-zat pengotor yang tidak diinginkan. 
Dengan menggunakan Dealkalinizer, boiler akan lebih efektif dalam memproduksi steam yang berkualitas tinggi. Mengurangi konsumsi bahan kimia dan juga mengurangi operational cost.


6.  Alkali Builder
Sesuai dengan namanya, bahan kimia boiler yang satu ini digunakan untuk mengkondisikan air pada boiler sehingga berada pada level alkalinitas yang aman. Dan juga tidak berasal dari zat pengotor yang dapat membuat boiler berkurang tingkat efesiensi dan efektifitasnya.

7. Surface Coating Chemical
Mungkin jenis bahan kimia yang ini belum begitu dikenal. Namun percayalah bahan kimia jenis ini ada benar tersedia dan dipelukan dalam proses boiler. Fungsi dari bahan kimia boiler ini adalah untuk memberikan lapisan perlindungan pada permukaan bagian dalam boiler sehingga lebih kuat terhadap serangan scale ataupun serangan korosi. 
Bahan kimia jenis ini digunakan pada boiler dengan pressure yang sangat tinggi, yang rentan terjadi reaksi amonia ataupun senyawa lainnya yang dapat merusak boiler dan sulit ditangani oleh chemical lain.

Nah teman-teman, 7 jenis chemical tadi adalah chemical yang biasa terdapat pada boiler water treatment. Jika teman-teman membutuhkan bahan kimia untuk boiler, jangan ragu untuk segera menghubungi kami. Karena kami pasti akan segera memberikan bantuan dan penawaran yang cocok dengan kebutuhan Anda.

Silahkan hubungi kami segera, Untuk mendapatkan penawaran Boiler Chemical Terbaik di :
HP : 0852.8832.5902 / 0878.7373.3767
Telp : 021-227.11.321
Email : admin@cheminusa.com


Baca selengkapnya