Showing posts with label ALAT ENGINEERING. Show all posts
Showing posts with label ALAT ENGINEERING. Show all posts

Friday, 6 January 2017

Jual Pompa RO Sea Water Terbaik dan Termurah

Jual Pompa RO Sea Water

Deskripsi Pompa RO Sea Water Hydra Cell


Pompa RO Sea Water yang kami jual adalah pompa yang terbuat dari material Stainless Steel dengan teknologi tinggi dari US. Dengan sistem penarikan Diapraghm dan kekuatan suction diatas pompa Sea Water lainnya, membuat pompa yang kami jual memiliki keunggulan diatas pompa lainnya.

Kelebihan Pompa RO Sea Water Hydra Cell


1. Tidak perlu menggunakan Feed Pump


Kalau biasanya suatu pompa RO Sea Water memerlukan pompa feed untuk melakukan tugasnya mendorong air agar bisa masuk dan melewati membrane Reverse Osmosis. Maka beda halnya dengan pompa RO Sea Water merek Hydra Cell yang kami jual.

Pompa Hydra Cell, bekerja dengan tekanan tinggi dan proses suction berkekuatan tinggi pula sehingga dalam proses penggunaanya tidak memerlukan lagi pompa feed. Dan hal ini berarti Customer sebagai pengguna barang akan mendapatkan dua kelebihan lagi yakni pengurangan cost untuk pembelian feed pump dan satu lagi adalah cost saving karena tidak perlu mengeluarkan biaya listrik untuk feed pump.

2. Terbuat dari material tahan korosi oleh air laut


Kelebihan kedua dari pompa RO Sea Water Hydra Cell yang kami jual adalah, pompa ini dibuat dari bahan-bahan yang tahan terhadap serangan korosi akibat air laut dan scale dari zat hardness. Material ini terdiri dari campuran stainless steel dan Duplex serta super duplex yang dipadukan menjadi satu kesatuan dalam pompa Hydra Cell.

Material inilah yang membuat pompa Hydra Cell dapat tetap terlihat selalu seperti baru, bahkan setelah bertahun-tahan operasi di site.

3. Bisa diintegrasikan dengan mudah pada sistem control dan interlock


Katakan selamat tinggal pada proses Manual yang merepotkan. Karena dengan menggunakan pompa Hydra Cell khusus RO Sea Water yang kami jual Anda tinggal duduk manis dibelakang panel control dan menyaksikan betapa mudahnya mendapatkan air minum yang segar dari air laut.

Hal ini dikarenakan Pompa Hydra Cell dapat dipasang dengan triger ataupun interlock dari instrument, equipment, ataupun control system lainnya. Sehingga segala proses produksi maupun lainnya akan dengan mudah Anda lakukan.


4. Dapat Berjalan Dalam Posisi Dry Running


Inilah keunggulan mutlak, dimana hanya kami yang memiliki. Pompa RO Sea Water merek Hydra Cell yang kami jual adalah satu-satunya pompa yang dapat berjalan mesikpun dalam keadaan dry running.

Jikalau pompa biasanya akan segera rusak ketika ketemu dengan kondisi dry running. Maka pompa yang kami jual ini akan tetap kuat dan berjalan sebagai mana mestinya. Hal ini dikarenaka pompa kami ini menggunakan sistem tercanggih dari USA yang memungkinkan pompa untuk dapat bekerja dalam proses bertekanan tinggi.

5. Telah Teruji Secara Internasional


Karena beragam keunggulan luar biasa yang dimiliki oleh pompa RO Sea Water dari Hydra Cell ini. Maka tidak lah mengherankan kalau pompa ini sudah banyak sekali digunakan pada kapal-kapal laut di luar negeri.

Baik kapal komersial, maupun kapal tempur milik angkatan laut sudah banyak merasakan manfaat dan membuktikan sendiri kekuatan dan kemampuan pompa hydra cell kami ini. Dan sekarang giliran Anda untuk turut membuktikannya sendiri.

Itulah dia 5 keunggulan dari pompa RO Sea Water yang kami jual. Segera hubungi kami untuk mendapatkan harga penawaran terbaik. Dan buktikan sendiri kemampuannya.


Hubungi kami di :
PT. CHEMINUSA
Jl. Pancoran Indah, Komplek Ligamas Kav.9
Pancoran, Jakarta Selatan
Telp : 021-7919 7920
HP : 0852.8832.5902 / 0857.1147.2834
Baca selengkapnya

Wednesday, 23 September 2015

Cara Mengolah Air Gambut Menjadi Air Bersih

Cara Mengolah Air Gambut Menjadi Air Bersih

Cara Mengolah Air Gambut Menjadi Air Bersih
Air gambut didaerah Borneo


Salam Olah-air.com
Kali ini setelah sekian lama tidak menulis, saya akan menulis tentang cara mengolah air gambut menjadi air bersih.
Sebelum masuk lebih jauh, mari kita kenali dulu siapakah Air Gambut itu?

Siapa Air Gambut?
Air Gambut adalah air yang berasal dari tanah gambut atau rawa-rawa. Warna air gambut ini dari being agak kecoklatan, hingga coklat pekat (Lebih Pekat dari air teh). Warna ini didapatkan dari kandungan zat organik yang cukup tinggi pada air gambut.

Parameter Air Gambut
Sebagai Acuan, berikut adalah parameter dari air gambut (Berdasarkan Pengalaman)

TSS : >10 mg/L (Bisa sampai 50 mg/L)
Bau : Ya Berbau
Warna : Diatas 10 PtCO
Fe : <2 mg="" p="">Mn : <2 mg="" p="">TOC : >15 mg/L
BOD : 30 -80 mg/L
COD : 100-200
pH : Cenderung Asam


Lihat Juga : Teknik Pengolahan Air Sungai

Teknik Mengolah Air Gambut Menjadi Air Bersih

Oke, kita sudah mengetahui pengertian, serta parameter dari air gambut tersebut. Dari sana sudah diketahui bersama bahwa musuh kita dsini adalah zat organik terlarut. Sehingga, teknik untuk pengolahannya harus berdasarkan Biological removal. Ada beberapa langkah yang saya sarankan dalam mengolah air gambut ini :

1. Gunakan Teknik Chemical Oksidator,Coagulation , Filtering dan pH Adjusting
Prinsipnya adalah dengan menambahkan chemical untuk menghancurkan zat organik, lalu disamnbung dengan proses koagulasi untuk mengendapkan si Zat organik plus Fe dan Mn. Sehingga bisa disaring melalui Filter. Step terakhir adalah pH Adjusting yakni untuk mengubah kondisi air menjadi air yang  tidak korosif (pH Diatas 7)

2. Gunakan teknik Aerasi ,Koagulasi , Filtering  , pH Adjusting
Prinsipnya sama, cuma chemical oksidator disini diganti dengan proses lainnya yakni proses aerasi. Tujuannya adalah supaya Si Air tersebut tidak mengalami kenaikan TDS. Hasilnya tetap sama.
Teknik kedua ini disarankan untuk Air gambut yang memiliki starting TDS diatas 500 mg/L.

3. Gunakan Proses Filtrasi Saja
Jika Anda tidak mau repot dan mau langsung mendapatkan hasil. Anda bisa langsung mencoba menggunakan proses filtrasi saja. Susunlah filter dengan susunan sebagai berikut : Sand > Carbon > Zeolite > Ultrafiltration.
teknik ini cocok untuk air gambut yang memiliki TSS cukup rendah yakni dibawah 20 mg/L.

Lihat Juga : Cara Menurunkan Kadar Besi Dalam Air Tanpa RO
Oke teman-teman olah-air.com sekalian.
Sekian Sharing kita hari ini. Untuk info langkah-langkah pengolahan air gambut lainnya. Akan kita bahas pada kesempatan selanjutnya.


Jika Anda memerlukan Mesin untuk merubah Air gambut menjadi air minum ataupun menjadi air bersih. Silahkan Kontak Saya di  :
HP : 0852 8832 5902


Salam Hangat


Mr. Anggi Nurbana
Water Treatment Specialist


PS : Silahkan Add Google plus saya untuk mendapatkan update artikel secara gratis.
Baca selengkapnya

Friday, 24 July 2015

[PENGETAHUAN ENGINEERING] PENYEBAB KERUSAKAN DAN KECACATAN PADA PENGELASAN : AKIBAT CUACA DAN KESALAHAN TEKNIK PENGELASAN



PENYEBAB KERUSAKAN DAN KECACATAN PADA PENGELASAN : AKIBAT CUACA DAN KESALAHAN TEKNIK PENGELASAN

Preparasi Sebelum Pengelasan

Salam Engineer rekan-rekan sekalian.
Pengelasan dalam dunia teknik dan engineering adalah sebuah pemandangan sehari-hari, sehingga ilmunya selalu berkembang setiap harinya. dari mulai teknik pengelasan, pemilihan material las, hingga cara-cara inspeksi pengelasan selalu berkembang ke arah yang lebih baik.
Sehubungan dengan itu, kali ini mari kita pelajari bersama tentang apa saja penyebab kerusakan dan kecacatan pada pengelasan.
Kecacatan dan kerusakan pada proses las dapat terjadi karena ada beberapa faktor sebagai berikut :
1. Cuaca Lingkungan Pengelasan
2. Kesalahan Teknik Pengelasan
3. Kondisi Pengelasan (Posisi Pengelasan yang Sulit, kondisi kaya akan hidrogen)
4. Serangan karat
5. Adanya stress/regangan (Thermal, displacement, Residual)
6. Hal-hal lain seperti kesalahan material, prosedur pengelasan dll

Dan pada Postingan ini kita akan membahas 2 faktor diantara enam tadi, yakni Cuaca Lingkungan Pengelasan dan Kecacatan akibat adanya kesalahan teknik Pengelasan

Penyebab Kecacatan Las : Cuaca Lingkungan Pengelasan

Cuaca mendung, adanya gerimis, angin dingin, musim dingin, berkabut, hujan, dapat menyebabkan timbulnya cacat seperti porosity, pin hole, lack of fusion, cold lap, underbead crack, longtidunal crack pada daerah yang terkena imbas panas (heat affected zone atau HAZ)
Untuk menghindarkan terjadinya cacat pada lingkungan seperti ini, diperlukan upaya-upaya tertentu seperti memasang Weather Shield, pemanasan pendahuluan logam dasar, pengeringan bahan las dan penggunaan kapsul atau kondisi khususu untuk pengelasan bawah air.
Pihak inspektor harus mewaspadai akan adanya jenis-jenis cacat diatas apabila persiapan maupun pelaksanaan pengelasan tidak mempedulikan hal-hal yang disebutkan tadi. Oleh karena itu diharapkan Welding Inspector dapat meminta dilaksanakannya tes radiograph pada lokasi-lokasi yang dicurigai terdapat kecacatan.


Penyebab Kecacatan Las : Kesalahan Teknik Pengelasan

Kesalahan Teknik pengelasan banyak disebabkan oleh kurangnya pengetahuan juru las ataupun sang pipe fitter akan faktor-faktor penyebab terjadinya cacat atau kerusakan las, misalnya :
a. Suhu antar jalur las yang berada dibawah ketentuan minimum dapat menyebabkan Cold Lap atau Incomplete Fusion (Fusi Tidak Sempurna)
b. Welding Gap yang terlalu sempit dapat mengakibatkan Incomplete Penetration (Penetrasi yang tidak sempurna)
c. Pengaturan arus, posisi elektroda dan kecepatan pengelasan yang tidak sesuai dengan WPS dapat menyebabkan cacat-cacat seperti blow hole (Jalur Berlubang), Spatter (Percikan Las), undercut dan lain-lain.
d. Pembersihan Slag atau Kerak yang kurang memadai akan menyebabkan slag inclusion atau slag line/wagon track.
e. Penyelesaian antar penggantian elektroda yang tidak baik menyebabkan terjadinya stop start, overlap, dan fault of electrode change
f. Penempatan Elektroda yang tidak tepat dapat menyebabkan Fusi yang tidak sempurna secara berkepanjangan (Untuk jenis Lab Submerged Arc Automatis)
g. Kampus Las yang dibersihkan secara kurang baik dapat menyebabkan terjadinya porosity pada piping demikian juga jika digunakan elektorda low hydrogen yang lembab
h. Kecepatan las yang terlalu cepat dan arus yang terlalu tinggi pada saat pengelasan capping dapat menyebabkan surface concavity (Jalur las cekung)
i. Penggunaan elektroda tungsten yang terlalu lama atau proses penyetelan yang terlalu panjang/menonjol pada pengelasan TIG dapat menyebabkan heavy metal atau tungsten inclusion
j.Kecepatan pengelasan yang terlalu rendah dan posisi elektroda yang terlalu dekat dengan bahan induk termasuk arus yang terlalu rendah pada saat capping dapat menyebabkan Excessive Reinforcement (Capping terlalu tinggi/menonjol)
k. Pengambilan busur nyala diluar kamouh dapat menyebabkan singgunng nyala atau arc strike yang berbahaya.
l. Track welding yang dibuat tanpa mengindahkan WPS atau dilaksanakan oleh pembantu juru las yang tidak berkualifikasi dapat menyebabkan retak akibat regangan sisa atau thermal dan seterusnya.
Baca selengkapnya

Saturday, 18 July 2015

SEQUENCE DIAGRAM : DEFINISI, FUNGSI DAN CARA MEMBACANYA

SEQUENCE DIAGRAM : DEFINISI, FUNGSI DAN CARA MEMBACANYA


Hallo kawan-kawan Olah-air.com sekalian, sebangsa dan setanah air wuisss semangat agustus-an neh hehehe..

Dalam Suasana Ba'da Lebaran ini, kita akan sama-sama membahas sesuatu yang lain.. sesuatu yang bukan pengolahan air namun dibutuhkan untuk dimiliki oleh para engineer yang mau atau akan dan sedang berkecimpung di dunia engineering, bisa engineering migas dan teman-temannya.

Coba tebak,, bahas apa hayo??

Yup sesuai judul,, kita akan membahas tentang SequenceDiagram..
Mahluk apakah itu? dan Apa serta bagaimana cara memasaknya?? mari kita bahas bersama... Hanya di Olah-air.com

DEFINISI SEQUENCE DIAGRAM

Secara Jelimet, Sequence Diagram adalah :
The sequence diagram is used primarily to show the interactions between objects in the sequential order that those interactions occur. Much like the class diagram, developers typically think sequence diagrams were meant exclusively for them. However, an organization's business staff can find sequence diagrams useful to communicate how the business currently works by showing how various business objects interact. Besides documenting an organization's current affairs, a business-level sequence diagram can be used as a requirements document to communicate requirements for a future system implementation. During the requirements phase of a project, analysts can take use cases to the next level by providing a more formal level of refinement. When that occurs, use cases are often refined into one or more sequence diagrams.

Secara mudah Sequence diagram berarti sebuah diagram yang menggambarkan bagaimana sebuah proses berjalan dan apa saja yang mentriger jalannya oprasi tersebut. Intinya sebuah sequence diagram akan memberikan info Aksi apa saja yang membuat sebuah instrument atau equipment dalam plant menyala dan Aksi apa saja yang membuat sebuah instrument atau equipment dalam plant mati.

Butuh Kontraktor untuk Membuat SCADA/ Online Panel?? Hubungi Kami segera di 0852 8832 5902

PENGGUNAAN SEQUENCE DIAGRAM

Dalam dunia engineering, yang paling banyak menggunakan Sequence diagram adalah Orang bagian programing atau electrical. Mereka membuatnya untuk keperluan membuat program PLC. Nah lantas apa dong gunanya untuk kita para Engineer Ganteng nan Ciamik hehe..
Untuk kita para engineer, Pegetahuan tentang Sequencediagram ini cukup penting untuk memastikan Fungsi Automatic pada Plant berjalan sebagaimana mestinya. Selain itu, para engineer yang bertugas pada bagian commisioning juga wajib mengerti tentang Sequence Diagram sebab tanpa pemahaman akan hal ini Commissioning Engineer akan bingung ketika ada suatu instrument yang tidak mau berjalan pada posisi Auto. Sehingga si Engineer akan berfokus pada instrument atau Equipment yang tidak mau menyala tersebut (Disangka rusak atau Electricalnya bermasalah).
So bagi Anda-anda calon engineer alangkah pentingnya untuk memahami hal ini :).

Pegetahuan tentang Sequence diagram ini cukup penting untuk memastikan Fungsi Automatic pada Plant berjalan sebagaimana mestinya.

GAMBARAN SEQUENCE DIAGRAM/CHART

Kawan-kawan Olah-air.com
Tentunya sudah tidak sabar untuk mengetahui bentuk gambaran dari Sequence diagram ini. Maka dari itu berikut ini saya tampilkan sebuah Sequence Diagram yang saya buat dalam salah satu Project Cheminusa.


CARA MEMBACA SEQUENCE DIAGRAM | PENGERTIAN SEQUENCE DIAGRAM | SEQUENCE  DIAGRAM

Kami biasa menggambarkannya dalam bentuk seperti chart, karena dalam pengaplikasiannya lebih mudah untuk dimengerti untuk para engineer yang berada di Lapangan. dibandingkan dengan bentuk Sequence Diagram yang menggunakan garis-garis (Yang beredar di Google ketika anda mengetik SequenceDiagram).

CARA MEMBACA SEQUENCE DIAGRAM

Untuk bisa membaca sebuah Sequece diagram sesungguhnya amatlah mudah, asalkan si Engineer bisa baca tulis hehehe.. Namun untuk bisa memahami secara utuh setidaknya seorang engineer harus bisa membaca PID dari Plant yang sedang dikerjakan. Nah makanya Saya ketika melatih para engineer baru, mewajibkan mereka membawa-bawa PID dari Plant yang sedang dikerjakan sehingga Engineer-engineer muda tersebut dapat dengan mudah memahami apa yang sedang didiskusikan.
But.. I Think the theory is Enough
Mari kita coba membaca Sequence Chart diatas...
Coba dilihat pada gambar tentang baris pertama.. Disana tertulis LT-9208 High (Yang berarti High Level pada V-108) akan memberikan Perintah pada Pompa 108 untuk menyala. Dan ketika LT-9208 Low (Yang berarti Low  Level pada V-108) akan memberikan Perintah pada Pompa 108 untuk mati.
Nah mudahkan hehe?? Masalahnya P-108 dan V-108 itu yang mana... itu harus sambil dilihat di PID (PID akan kita bahas pada pembahasan selanjutnya ya kawan :) ).
Oke deh kakak2, adik2, Om2, Tante2, dan Kawan2 Olah-air.com sekalian..
Untuk saat ini cukup sekian deh yang bisa Mr. Anggi Ceritakan. Mudah-mudahan kita dapat segera berjumpa lagi dalam postingan selanjutnya yang lebih menantang... hehehe..


GOOD LIFE, CLEAR WATER 
Baca selengkapnya

Sunday, 1 February 2015

[SHARE] Menyempurnakan Reaksi IPAL dengan Kalibrasi pH Meter

[SHARE] Menyempurnakan Reaksi IPAL dengan Kalibrasi pH Meter

Pengisian KCL untuk pH Meter On Site

Hallo Sobat, Jumpa lagi..

Kebetulan sedang mood menulis hehehe
Jadinya kali ini bahas sedkit tentang penyempurnaan reaksi deh..

Teringat kejadian beberapa waktu lalu. Dimana salah satu perusahaan menelepon saya, untuk minta bantuan menyempurnakan reaksi di WWTP-nya. Sebab hasil outletnya sering kali melewati ambang batas maksimal.

Oke Kita langsung Mulai ya.. :)

Hal yang mempengaruhi Kesempurnaan Reaksi

Ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi kesempurnaan reaksi (ingat-ingat sedikit pelajaran sekolah dulu). Diantaranya adalah :
- Suhu area reaksi
- Konsentrasi Pereaksi
- Luas Area Reaksi
- Konstanta Kecepatan reaksi
- Dan teman-temannya (Untuk lebih jelasnya dapat bersekolah di Sekolah Analis Kimia Terbaik ==> SMAKBo)

Namun dalam hal ini saya akan menyoroti kegagalan reaksi akibat pH meter yang tidak terkalibrasi.

"pH Meter adalah salah satu alat ukut utama yang amat penting keberadaannya pada Instalasi Pengolahan Limbah / Waste Water Treatment Plant. Kenapa?? Karena dirinyalah kesempurnaan reaksi dapat dibentuk dan dikondisikan. Sebab dalam banyak tempat (Pengalaman Kerja Fujikasui). Ketidak sempurnaan reaksi (Flok Mengambang, Sludge Tidak Terbentuk, Air Berbau Amonia, Air Korosif dsb) sering diakibatkan adanya tidak validnya (Tidak Benar) pembacaan dari pH Meter. Sehingga berpengaruh pada dosing chemical (Akibat adanya Interlock dengan dosing pump). Berlanjut pada tidak sempurnanya proses koagulasi dan flokulasi ataupun proses netralisasi. Nah hal inilah yang berujung pada gagalnya proses (Hayo lho..)"

Katagore pH Meter seusai Proses Kalibrasi

Saat ini ada 3 jenis (Yang Saya Kenal selama Project) pH Meter yang biasa dipakai di IPAL (Dikategorikan sesuai proses Kalibrasi) yakni :
- pH Meter Analog Putar
pH Meter jenis ini dikalibrasi menggunakan semacam baut yang diputar-putar ketika si elektroda direndam pada cairan buffer standar.

- pH Meter Digital Semi Auto
pH Meter jenis ini, dikalibrasi dengan proses perendaman elektroda pada larutan buffer standar. Dengan menekan tombol "CAL" pada panel atau dan kemudian ditunggu hingga muncul nilai yang sesuai

- pH Meter Digital Automatic
pH Meter jenis ini, melakukan kalibrasi dengan cukup mudah. Hanya mencelupkan si Elektroda ke cairan buffer. Lalu si pH Meter akan otomatis melakukan kalibrasi

Oke kita sudah mengetahui jenis jenis pH Meter. Lalu??
lalu kita juga harus mengetahui langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk mendapatkan hasil kalibrasi yang baik yang nantinya akan berujung pada proses reaksi yang sempurna :)
Langkah-Langkah tersebut antara lain :

Langkah Penyempurnaan Kalibrasi pH Meter

1. Memeriksa Keadaan Elektroda

Periksa Pecah/Retak/Tidak
pH Meter yang digunakan di IPAL, terlebih lagi yang diletakan pada tangki ber-agitator. Biasanya memiliki keadaan elektroda yang "tidak beruntung". Saya sebut tidak beruntung, dikarenakan pH Meter diposisi ini rentan untuk pecah. Akibat adanya padatan (Baik Sludge, maupun kerikil) yang menghantam si elektroda. Untuk itu kita harus rajin-rajin memeriksa keadaan si elektroda khususnya yang berada dalam tangki ber-agitator.

Periksa Kemurnian Elektroda
Elktroda pH meter, biasanya berwarna putih bening. Namun seiring berjalannya waktu, cairan yang berada dalam ujung elektroda dapat berubah warna menjadi hijau, biru, atau coklat (Kok mirip ama batu cincin ya??). Serius.. dalam beberapa kasus, ujung elektroda akan berubah warna menjadi warna lain. Nah saat inilah harus diputuskan penggantian pH Meter (Diakali juga bisa, tapi hanya bisa oleh yang berpengalaman ==> Fujikasui Salah satunya :) ).

2. Pengisian Kembali Larutan Batang Elektroda

Batang elektroda pH meter biasanya diisi dengan cairan KCl 3M. Nah hal ini harus dilakukan secara rutin minimal satu tahun sekali. Sebab biasanya dalam tempo satu tahun, cairan ini akan terkontaminasi ataupun menjadi mengendap (akibat kadaluarsa). Dan keadaan ini akan menyebabkan pembacaan pH tidak lagi akurat. untuk itu amat disarankan untuk mengganti larutan ini.

3. Membersihkan Elektroda

Elektroda yang dicelupkan dalam larutan air limbah, biasanya lama kelamaan akan dihinggapi oleh sludge, yang dalam hitungan bulan akan membuat lapisan membantu pada elektrida. hal inilah yang mengakibatkan pH meter Error dalam pembacaan.
Proses pembersihan bagian elektrodapun tidak boleh sembarangan dengan sikat, ataupun air bertekanan. Namun harus dengan sesuatu yang lembut dan bahan kimia yang tepat (Untuk lebih jelasnya silahkan kontak ke 0878 7373 3767)

4. Pengecekan Kabel Koneksi

Nah Hal ini juga amat perlu. Saya jadi teringat dengan pekerjaan saya tahun lalu di salah satu customer kami di Deltamas. Saat itu pembacaan pH Meter melompat dengan Indahnya, dan terkadang tidak bergerak dari posisi pH tertentu. Padahal sudah dilakukan penambahan asam, maupun basa. Oleh karena hendaknya kabel koneksi di Cek.

5. Proses Kalibrasi dengan Buffer

Pengukuran pH yang dilakukan di WWTP biasanya berkisar di range 4 - 8 sehingga kalibrasi yang dilakukan biasanya hanya menggunakan Buffer 4 & 7 (Untuk mengatahui Buffer secara lebih mendalam silahkan googling ataupun Sekolah Di SMAKBo)


6. Tempat Peletakan pH Meter

pH meter seyogyanya diletakan pada tempat yang jauh dari area bergerak (Agiatator). Peletakan pH Meter yang tidak tepat dapat menimbulkan pemendekan umur pH Meter dan kerancuan hasil pengukuran. Oleh karena itu pH Meter dianjurkan dilekatan agak jauh dari tempat berputar.

Mungkin cukup sekian sharing kita pada hari ini.
Jika ada pertanyaan atau keinginan sharing atau kopdar. Silahkan menghubungi saya langsung di 0878 7373 3767. Oke

See You

Good Life, Clear Water
Baca selengkapnya

Friday, 23 January 2015

JUAL JASA PEMBUATAN TANGKI + INSTALASI (BEBERAPA PHOTO TANGKI BUATAN PT. CHEMINUSA)

Dear Teman2 dan Pembaca Blog Olah-Air.com

Kali ini boleh ya saya share beberapa photo tangki buatan PT. CHEMINUSA yang terbaru..
Promosi dikit :D








Jika Rekan-rekan membutuhkan jasa pembuatan tangki.
Bersertifikat bejana tekan atau tidak..
Jangan ragu.. Hubungi kami di :
021 7948 136 atau di 0878 7373 3767
WA : 0857 1147 2834
Dengan Bapak Anggi Nurbana

Baca selengkapnya

Tuesday, 28 October 2014

TEKNIK PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENJADI AIR BERSIH LAYAK PAKAI

TEKNIK PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENJADI AIR BERSIH LAYAK PAKAI By Anggi Nurbana, ST.

TEKNIK PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENJADI AIR BERSIH LAYAK PAKAI
Teknik yang sudah teruji dalam dunia industri digunakan untuk mengolah air
Anggi Nurbana ( Water Treatment Specialist )
Yakni salah satu ahli pegolahan air terbaik di Indonesia
 


Oke hari ini kita akan sharing-sharing sedikit mengenai sistem pengolahan air bersih dari air sungai (Teknik Pengolahan Air Sungai Menjadi Air Bersih).
Sekali lagi, karena ini sekedar sharing dari Saya (saya yakin diantara kawan-kawan ada yang pernah menginstall dengan sistem yang berbeda) maka semuanya based on experience and pengamatan di lapangan. Oke Here we go..

STANDAR AIR BERSIH

Sebelum masuk ke teknik pengolahannya mari kita samakan persepsi kita bahwa menurut : PERMENKES RI NO.416 Th. 1990, "air bersih adalah air yang dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari dan kualitasnya memenuhi syarat kesehatan dan dapat diminum apabila telah dimasak."

Ok..  untuk gampangnya berikut parameternya :


Oke sudah diperhatikan standar baku mutu air bersih??
Dari standar tersebut terlihat bahwa yang menjadi syarat utamanya adalah air tesebut bebas dari logam-logam berat, minim dalam nilai mikroba, dan memiliki pH dalam range netral.
Dan jika mengaju pada peraturan ini, tentu mudah untuk mengikutinya :).

KARAKTERISTIK AIR SUNGAI

Kita sudah bersama menyimak standar yang menjadi target kita, lalu bagaimana dengan sumber air yang akan kita olah?? yakni air sungai??

Air sungai di Indonesia memiliki beragam karakteristik yang berbeda-beda, ada yang bagus (Bebas polutan berbahaya seperti di daerah pedalaman kalimantan), ada yang keset seperti air gambut, bahkan ada juga yang banyak mengandung pollutant berbahaya seperti beberapa sungai yang ada di Jawa Barat (Namanya tidak usah kita sebut ya :) searching sedikit juga tahu).

Oleh karena itu, disini mari kita bagi-bagi jenis sungainya.

A. Sungai Murni (Air sungai yang bersih dan belum banyak terjamah aktivitas industri)
Karakteristiknya kira-kira sebagai berikut :
TSS : < 50 ppm
TDS : < 200 ppm
Colour : < Colourless
Heavy Metal : Undetected

B. Air Sungai gambut, rawa dsb ]
Karakteristiknya kira-kira sebagai berikut :
TSS : < 100 ppm
TDS : < 200 - 300 ppm
Colour < Slight Colour
Heavy Metal : Fe, Mn, Small ammount of Zn, dsb

C. Air Sungai tercemar
Karakteristiknya kira-kira sbb :
TSS : > 100 ppm
TDS : < 500 ppm
Colour < Warna tidak tembus pandang cahaya
Heavy metal : Fe, Mn, Cu, Zn, dsb
Organic Contaminat : Positive at more than 10 ppm
BOD : <100 div="">
COD : < 100

TEKNIK PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENJADI AIR BERSIH

kita sudah menyimak karakteristik tiap-tiap golongan sungai (Ala Mr.Anggi) sekarang kita bahas bersama teknik pengolahannnya secara general ya.. :)

A. Teknik Pengolahan air sungai murni


B. Teknik Pengolahan Air Sungai Gambut, rawa Dan semacamnya


C. Teknik Pengolahan Air Sungai Tercemar (Kategori Cemaran Ringan Organik Based)


:) Oke Untuk saat ini sampai disini sharing kita :)

Jika ada hal yang ingin didiskusikan silahkan hubungi saya langsung :)
Atau jika ada kebutuhan Instalasi pengolahan air bersih atau air murni untuk Pabrik, perumahan, mall, pusat perbelanjaan juga bisa..

See You Next Time :)





Baca selengkapnya

Tuesday, 22 July 2014

3 Jenis Pompa di Water Treatment Plant

Hallo kawan-kawan Olah-Air.com

Salam Lingkungan, kali ini kita akan membahas sedikit tentang pompa. Secara spesifiknya hanya 3 jenis pompa yang biasa dipakai dalam unit pengolahan air maupun di instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Oke Kita Mulai Saja.


1. Pompa Centrifugal

Prinsip dari pompa jenis ini adalah mengubah energi kinetis (energi gerak) menjadi energi potensial melalui impaller yang berputar didalam casing.
Pompa jenis ini adalah pompa yang paling nge-top di dunia Industri, karena dapat digunakan untuk memindahkan berbagai macam fluida mulai dari air, asam, basa, cairan kental hingga semi solid.
Bagian-bagian pompa ini dapat dilihat pada gambar diatas.


2. Pompa Submersible


Pompa Submersible atau disebut juga 'pompa benam' adalah pompa yang penggunaannya dengan cara mencelupkan pompa kedalam cairan untuk kemudian memompakan cairan tersebut, nah karena alasan inilah pompa jenis ini biasa disebut pompa submersible (mirip kata-kata submarine). Sebenarnya pada prinsipnya pompa ini banyak yang bekerja seperti pompa centrifugal, namun untuk memudahkan penggolongan maka pompa jenis ini disebut pompa submersible. Namun pompa jenis ini berbeda dengan jenis pompa jet-pump, karena pompa jenis ini bekerja dengan mendorong air ke permukaan, bukan menyedot air seperti jet-pump. 

Dibanding jenis jet-pump, pompa ini memiliki beberapa kelebihan antara lain :
1.  Biaya perwatan yang rendah2.  Tidak bising, karena berada dalam sumur3.  Pompa memiliki pendingin alami, karena posisinya terendam dalam air4. System pompa tidak menggunakan shaft penggerak yang panjang dan bearing, jadi  problem yang biasa terjadi pada pompa permukaan ( Jet Pump ) seperti keausan bearing dan shaft tidak terjadi.

3. Pompa Dosing/ Dosing Pump


Sesuai namanya pompa jenis ini berfungsi untuk memberikan dosis chemical kepada tangki reaksi, atau tempat dimana reaksi akan terjadi. Dibalik bentuknya yang lebih kecil dibanding jenis pompa lainnya, pompa ini memiliki peranan penting dalam . Hal ini dikarenakan terbentuk atau tidaknya reaksi dalam pengolahan air, ditentukan oleh keakurasian serta ketepatan dosing dari pompa jenis ini.
Ukuran flow dari dosing pump juga bermacam-macam, dari 10mL/min hingga 20L/min (mungkin lebih). 

Jadi Bagaimana Memilih Jenis Pompa yang tepat untuk keperluan kita?


Pemilihan pompa yang tepat, pada intinya harus bersandar pada hal-hal berikut ini :
1. Jenis Fluida (Cairan) yang ingin dtransfer
2. Jarak Transfer Fluida
3. Waktu jalan dan stand by pompa yang diperlukan, serta
4. Banyaknya flow atau debit dari fluida yang ingin ditransfer persatuan waktu

Setelah itu diketahui, barulah kita dapat menentukan jenis pompa apa yang benar-benar kita butuhkan. Namun sebenarnya ada cara yang mudah untuk menentukan jenis pompa yang kita butuhkan??

Cara Mudah Menentukan Jenis Pompa


Caranya :
1. Angkat telepon dan tekan 021-824 333 91
2. Minta disambungkan dengan bapak Anggi Nurbana
3. Masalah Anda Selesai





Baca selengkapnya