Friday, 6 January 2017

Tips Memilih Pompa Untuk RO Air Laut




Dalam suatu sistem reverse osmosis air laut atau desalination plant, Pompa adalah ibarat Jantung yang menjadi kunci dalam mengalikan fluida ke seluruh sistem. Sehingga tingkat kestabilan dan performa pompa menjadi sangat krusial.

Tapi ternyata dilapangan, Pompa untuk mesin RO sea water/air laut ini sering ditemukan mendapatkan kendala yang menyulitkan proses. Kendala dari mulai terkena korosi, dry running, over heat, over pressure hingga lain-lain yang membuat jalannya proses Desalinasi terganggu. Yang tentunya akan menghambat segala proses yang menggunakan air hasil dari desalinasi tersebut.

Nah, maka dari itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang 5 Tips ketika memilih pompa untuk Reverse Osmosis Air Laut. Yuk tanpa berlama-lama lagi mari langsung saja kita bahas.


1. Memiliki Material Anti Karat dan Korosi

Yang pertama kali harus anda perhatikan ketika memilih pompa untuk berurusan dengan air laut adalah dari materialnya.

Material atau bahan baku penyusun komponen pompa yang akan kita gunakan haruslah memiliki sifat yang tahan dari korosi dan tidak berkarat. Oleh karenanya pilihlah pompa dengan material SS314, dengan komponen dalam serupa atau minimal dari karet khusus.

Kedua material tadi sudah teruji tahan terhadap kondisi air laut yang memiliki TDS tinggi. Sehingga masalah karat dan korosi pada pompa sudah tidak perlu Anda khawatirkan lagi.

Lihat Juga :
 Jual Pompa RO Untuk Air Laut

2. Mampu bekerja pada tekanan tinggi

Hal kedua yang harus Anda perhatikan ketika memilih pompa RO Sea Water adalah dari segi kekuatan pompa tersebut dalam menangani tekanan tinggi. Hal ini harus diperhatikan, terutama pada aplikasi mesin RO di kapal laut. Seperti kapal tongkang, kapal tangker ataupun kapal jenis lainnya yang berlayar di lautan.

Kondisi suction yang sering kali hidup dan mati secara tiba-tiba akan memancing terjadinya water hammer yang akan mengakibatkan over pressure hingga 40 bar. Hal ini akan membuat pompa biasa jebol dan rusak parah.

Maka dari itu, untuk proses keamanan disarankan untuk Anda memilih pompa RO Sea Water yang memiliki kekuatan pengendalian pressure tinggi. Salah satunya bisa Anda temukan pada pompa Hydra cell dari Wanner USA yang mampu menghandle pressure hingga 69 bar.


3. Mampu bekerja dalam keadaan bergerak/Non Balance

Kalau kita ingat dengan laut, tentu kita juga pasti ingat dengan yang namanya Ombak. Ombak yang ada dilautan tentunya akan membuat posisi kapal layar menjadi tidak seimbang dan terombang ambing. Hal tersebut merupakan salah satu hal yang mengganggu mesin pompa. Sebab secara ilmu mekanikal, pompa harus diletakan pada posisi yang stabil dan datar (Makanya ada proses level pompa).

Karena kurang memperhatikan kondisi kapal yang terus bergerak, banyak pompa air laut yang menjadi mudah rusak ketika bertemu kondisi tidak stabil dan tidak datar. Hal ini tentu memusingkan para pengguna kapal laut. Sebab ketika di tengah laut kita tidak mungkin mencari pompa pengganti bukan? Dan tidak mungkin pula kita harus puasa minum selama beberapa hari.

Makanya saya sangat menyarankan untuk menggunakan pompa yang dijamin kekuatannya dalam kondisi oprasi permukaan yang tidak stabil dan tidak datar. Mengingat begitu krusialnya hal ini pada sistem Sea Water Reverse Osmosis Anda.

4. Tahan Bekerja dalam Posisi Dry Running

Hal lain yang sering sekali membuat Pompa RO Sea Water rusak adalah ketika terjadinya dry running pada pompa.

Dry running adalah keadaan dimana pompa tidak menyedot air atau fluida melainkan udara. Hal ini akan mengakibatkan terjadinya kerusakan yang sangat fatal karena tanpa keberadaan fluida maka bagian piston pada pompa akan langsung bertemu dengan piston lainnya dalam kecepatan tinggi. Dan tentu hasilnya adalah kerusakan fatal pada pompa yang tidak bisa diperbaiki.

Masalah dry running ini, cukup banyak diakibatkan karena kondisi perairan di laut yang bergelombang dan banyak mengandung partikel kasar seperti pasir dan bahkan tidak jarang biota laut seperti ikan turut tersangkut. Maka jangan heran masalah dry running ini akan cukup sering terjadi pada sistem Anda.

Untuk mengatasi masalah ini, maka disarankan Anda untuk tidak menggunakan pompa yang berbasis motorized atau piston. Tapi pilihlah yang bertipe diapraghm sehingga akan tahan beroprasi bahkan dalam posisi dry running sekalipun.

Lihat Juga : Kursus Water Treatment Gratis

5. Sudah Teruji

Tips terakhir yang harus Anda pastikan adalah, Pastikan pompa yang mau Anda beli telah teruji dan sudah ada bukti pemasangan di tempat lain. Selalu gunakan prinsip “Jangan mau menjadi korban pertama”.

Lihat aplikasi pompa yang ditawarkan, di site langsung. Perhatikan apakah keempat saran yang diberikan pada postingan ini bisa dipenuhi pada pompa tersebut. Jangan tergiur oleh iming-iming harga murah dari supplier karena harga yang murah tentu akan diiringii oleh kualitas yang murah pula, dan akan membawa masalah dikemudian harinya.



Nah itulah dia 5 tips dan saran dari kami tentang bagaimana memilih pompa RO Sea Water yang tepat untuk Anda. Mudah-mudahan saran ini bermanfaat.






Salam Olah-Air.Com

Bagikan

Jangan lewatkan

Tips Memilih Pompa Untuk RO Air Laut
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.