Tuesday, 31 January 2017

Prosedur Standar Pembersihan Tangki Minyak (Oil Tank)

Prosedur Standar Pembersihan Tangki Minyak (Oil Tank)

tangki minyak yang tidak dibersihkan bisa mengandung banyak kotoran


Dalam masa penyimpanan oil (minyak bumi) yang cukup panjang, maka akan terjadi proses pemisahan antara minyak dengan pengotornya secara gravitasi secara alami. Segala pengotor seperti debu, pasir, garam anorganik dan semua pengotor yang memiliki berat jenis tinggi akan tersedimentasi secara natural akibat adanya gravitasi.

Lama kelamaan pengotor ini akan terakumulasi hingga menjadi suatu lapisan kotoran tersendiri. Lapisan kotoran ini akan berbentuk seperti cairan kental dengan warna hitam dan bertekstur kasar.

Jumlah kotoran ini akan terus meningkat selama tangki tersebut terus digunakan untuk proses penyimpanan bahan baku minyak. Dan akan turut menurunkan kapasitas tangki yang dari hari ke hari akan semakin kecil. Dan bahkan bisa mempengaruhi kepada kualitas bahan baku yang disimpan.

Maka dari itu sangat penting untuk melakukan pembersihan tangki sehingga segala impurities atau pengotor dapat dibuang secara berkala. Dan berikut ini adalah prosedur standar untuk pembersihan tangki minyak yang bisa Anda ikuti.

Ada empat cara untuk membersihkan tangki minyak, cara tersebut antara lain : Dry Cleaning, Wet Cleaning, Chemical Cleaning dan Steam Cleaning. Untuk lebih jelasnya mari kita jabarkan bersama.

Penting untuk Diingat!

Untuk diingat selama proses pembersihan tangki minyak, sangat penting untuk selalu memperhatikan semua aspek keselamatan. Dan beberapa diantara yang harus Anda ingat adalah.

1. Selalu bekerja dengan tim

Pekerjaan membersihkan tangki adalah pekerjaan ruang terbatas dan juga beresiko tinggi. Oleh karenanya pastikan Anda bekerja dalam tim dengan minimal 2 orang, agar resiko pingsan atau kecelakaan kerja lainnya dapat cepat ditanggulangi.

2. Jauhkan Sumber Api
Kita sedang berurusan dengan salah satu dari segitiga api. Maka pastikan Anda menjauhkan segala bentuk agar tidak terjadi kebakaran. Salah satu yang sering dilupakan adalah menjauhkan segala jenis telepon genggam dari area cleaning. Karena sinyal handphone dapat menyulut listrik statis dan mengakibatkan kebakaran.

3. Persiapkan Alat Pemadam di Area Kerja

Untuk berjaga-jaga, pastikan Anda menyediakan APAR disekitar area kerja. Sehingga ketika terjadi kebakaran dapat segera dipadamkan sebelum menjadi kebakaran besar.

4. Pergunakan APD dan Persiapkan P3K


Pergunakan APD yang dipersyaratkan dalam JSA dan juga convined space permit. Dan juga siapkan peralatan P3K. Peralatan P3K tambahan seperti Oxygen Can juga perlu Anda siapkan untuk berjaga kondisi pekerja kekurangan oksigen.

5. Selalu Induction dan Safety Meeting Sebelum Bekerja

Dan terakhir, sebelum memulai bekerja pastikan semua personel telah mengetahui cara penanganan keadaan darurat dan bekerja sama dengan personel fire fighting di lokasi.

Lalu lakukan safety meeting setiap saat ditambah dengan doa bersama agar semua berjalan dengan lancar.

Lihat Juga : Jasa Fabrikasi Tangki Stainless dan Mild Steel Terbaik

Prosedur Pembersihan Tangki Minyak Secara Dry Cleaning.
 

1. Keluarkan semua minyak atau oil lainnya dari dalam tangki, pindahkan ke tangki yang dipersiapkan. (Selama prosedur pembersihan tangki minyak dilakukan usahakan tidak ada ceceran minyak diarea kerja).

2. Pastikan ada ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup ketika proses. Buka semua flange dan alirkan udara dengan blower portable. 

3. Pekerja memasuki area tangki minyak untuk membersihkan tangki tersebut.
4. Lakukan penyebaran Paris Khusus atau serbuk gergaji atau media yang Anda gunakan untuk menyerap kotoran 

5. Bersihkan Media pembersih yang Anda tebarkan dan bersihkan area yang terkena korosi dengan tools yang telah disediakan. 

6. Keringkan semuanya menggunakan kain khusus. 

7. Lakukan pemeriksaan atas hasil pembersihan yang Anda lakukan pada tangki.

Prosedur Pembersihan Tangki Minyak Secara Wet Cleaning Method


1. Keluarkan semua minyak atau oil lainnya dari dalam tangki, pindahkan ke tangki yang dipersiapkan. (Selama prosedur pembersihan tangki minyak dilakukan usahakan tidak ada ceceran minyak diarea kerja). 

2. Pastikan ada ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup ketika proses. Buka semua flange dan alirkan udara dengan blower portable. 

3. Pekerja memasuki area tangki minyak untuk membersihkan tangki tersebut. 

4. Siramlah permukaan yang kotor dengan air bertekanan tinggi (1-1,5 bar) 

5. Segera keluarkan air limbah yang terjadi dengan pompa atau lainnya. Tampunglah air limbah tersebut pada drum penampung limbah b3. 

6. Alirkan udara dengan blower sehingga area menjadi cepat kering. 

7.Bersihkan area yang berkarat dengan cooper tools. 

8. Lakukan pengeringan juga dengan menggunakan kain khusus 

9. Lakukan pemeriksaan atas hasil pembersihan yang Anda lakukan pada tangki.

Lihat juga : Jual tangki Panel Fiberglass
Prosedur Pembersihan Tangki dengan Steam

1. Keluarkan semua minyak atau oil lainnya dari dalam tangki, pindahkan ke tangki yang dipersiapkan. (Selama prosedur pembersihan tangki minyak dilakukan usahakan tidak ada ceceran minyak diarea kerja). 

2. Pastikan ada ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup ketika proses. Buka semua flange dan alirkan udara dengan blower portable. 

3. Pekerja memasuki area tangki minyak untuk membersihkan tangki tersebut. 

4. Bersihkan area tangki dengan menggunakan steam. Hingga kerak kerak minyak menjadi luntur 

5. Segera sedot cairan air bercampur dengan minyak dengan menggunakan pompa submersible dan transferlah ke tangki penampung limbah B3 

6. Sebarkan serbuk gergaji untuk dapat menyerap cairan yang tertinggal. Sesudah itu bersihkan serbuk gergaji secara manual. 

7. Sisa serbuk gergaji di ambil dan dibersihkan (Bisa dengan vaccum cleaner), kemudian seluruh permukaan dilap dengan kain khusus. 

8. Dilakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan

Prosedur Pembersihan Tangki Dengan Chemical

1. Keluarkan semua minyak atau oil lainnya dari dalam tangki, pindahkan ke tangki yang dipersiapkan. (Selama prosedur pembersihan tangki minyak dilakukan usahakan tidak ada ceceran minyak diarea kerja). 

2. Pastikan ada ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup ketika proses. Buka semua flange dan alirkan udara dengan blower portable. 

3. Pekerja memasuki area tangki minyak untuk membersihkan tangki tersebut. 

4. Lakukan penyemprotan area dengan mesin water jet bertekanan tinggi (Dengan kimia pickling dan derusting) dilakukan selama 90-120 menit. 

5. Setelah waktunya selesai, semprotlah kembali seluruh permukaan dengan air bersih selama 20 menit. Pastikan air yang digunakan tidak mengandung pengotor. 

6. Sedotlah air limbah yang terjadi dengan menggunakan pompa submersible lalu ditransfer ke tangki penampungan limbah B3. 

7. Setelah selesai, segera keringkan dengan menggunakan serbuk gergaji atau kain khusus. 

8. Keringkan sisa daerah yang basah dengan pengering atau dengan menggunakan blower. 

9. Dilakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan
Cara membersihkan tangki dengan benar adalah dengan air bersih

Bagikan

Jangan lewatkan

Prosedur Standar Pembersihan Tangki Minyak (Oil Tank)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.