Monday, 19 September 2016

Cara Mengurangi dan Menghilangkan Busa Foam Pada Air Limbah

Cara Mengurangi dan Menghilangkan Busa Foam Pada Air Limbah

Kalau Busa Yang Ini Tidak Berbahaya dan Dapat Dinikmati (Sumber Gambar www.seriouseat.com)

Busa pada air limbah adalah salah satu hal yang cukup sulit untuk dapat ditangani. Selain menjengkelkan, busa sendiri dapat menyebabkan banyak masalah bagi pabrik, seperti :

1. Tidak terlihatnya proses di WWTP Akibat Tertutup Busa
2. Protes dari Masyarakat setempat akibat busa yang berterbangan ke lingkungan sekitar
3. Potensi kontaminasi B3 akibat busa berterbangan
4. Menurunnya efektifitas chemical pada reaksi kimia
5. Dimarahinnya Bagian yang berhubungan dengan WWTP (maintenance/utilty/engineering/ehs) hehehe.

Maka karena demikian banyaknya masalah yang akan ditimbulkan oleh si busa ini, tentu kita setuju untuk mengenyahkannya sebelum banyak korban jatuh bergelimpangan dimana-mana (Lebay Mode).

Namun pertanyaannya adalah bagaimana sih metode yang tepat dan murah (Tentu saja kalau urusan limbah harus yang paling murah) untuk dapat mengurangi bahkan menghilangkan busa foam pada proses pengolahan air limbah?

Temukan Dulu Sumber Foam/ Busa Pada Air Limbah

Seperti pengobatan dalam dunia medis, tentunya yang paling tepat untuk menyembuhkan seorang pasien yang sakit adalah dengan menemukan dimana sih akar penyakitnya? Karena dengan menemukan akar penyakitnnya, maka si pasien bisa sembuh total dan tidak kambuh-kambuh lagi.

Seperti teori diatas, maka untuk menyembuhkan "Penyakit" busa ini kita terlebih dahulu harus menemukan penyebab dari timbulnya busa itu sendiri agar "pengobatan" yang kita berikan dapat bersifat permanen.

Basic Knowledge : Perbedaan air Limbah dan Limbah B3

 Beberapa Sumber Terjadinya Busa

1. Udara Yang terperangkap Akibat Pengadukan
2. Bakteri Filament
3. Surfaktan
4. Injeksi Udara yang berlebihan

Setiap penyebab terjadinya busa tadi secara jelas dapat diketahui melalui investigasi lapangan oleh seorang waste water engineer yang didukung dengan pemeriksaan data history inlet, outlet dan operasional wwtp.

Nah setelah kita ketahui penyebab dari datangnya busa tersebut pada proses pengolahan air limbah kita, berikut ini adalah beberapa cara untuk mengurangi dan menghilangkan busa foam pada Air Limbah :

9 Cara Pengendalian Foam Pada Air Limbah


1. Kontrol Injeksi Udara
Proses ini dapat Anda pilih jika ternyata foam terjadi pada area-area yang menggunakan udara baik untuk pengadukan, ataupun untuk proses biologi. Seperti halnya tangki equalisasi ataupun tangki aerasi.

Dalam skala kecil, operator dapat mencobanya dengan mengambil sampel dan meniupkan udara pada sampel tersebut dengan sedotan (Sangat tidak disarankan namun demi kecepatan aksi cara ini bisa dilakukan). Jika pada sampel tersebut timbul buih yang cukup banyak maka operator bisa segera menurunkan injeksi udara yang masuk ke tangki.

Lihat Juga : Teknik Segregasi Air Limbah

2. Pemasangan Baffle
Cara kedua untuk menghilangkan busa dari air limbah ini dapat Anda pilih jika ternyata busa sering muncul pada area mixing. Dalam pengalaman saya, busa sering muncul pada penggunaan agitator dengan kecepatan tinggi dengan blade yang bersirip besar sehingga akan menghasilkan vortex ditengah tangki.

Proses pengadukan seperti ini selain dapat menimbulkan foam, juga tidak efektif dalam mencampurkan chemical atau zat-zat supaya homogen. Untuk itu penggunaan baffle adalah salah satu pilihan yang tepat. dengan adanya baffle, pola vortex akan dirusak sehingga udara yang terperangkap akan lebih sedikit dan proses pengadukan akan memberikan hasil yang lebih homogen.



3. Memecah Area Biologi
Pada beberapa kasus, seperti pada pabrik pengolahan minyak goreng, dan lemak. Beberapa bakteri filamenteus dapat tumbuh dan menyebabkan adanya lapisan seperti surfaktan di permukaan air limbah. Hal ini tentunya akan menyebabkan udara terperangkap diatas dan menjadi foam yang merepotkan.

Untuk menanggulanginya, disarankan untuk memecah area biologi dari satu kolam besar ke beberapa kolam kecil. Hal ini untuk mencegah tumbuhnya bakteri filamen, sehingga nantinya keberadaan foam dapat berkurang bahkan hilang.

Lihat Cirinya Kalau Mengundang Kontraktor! : Syarat-syarat Ahli Water Treatment

4. Pemisahan dan Eliminasi Surfaktan
Deterjen, Sabun dan semacamnya memang didesain mengandung surfaktan untuk dapat mengangkat kotoran. Hal tersebut sebenarnya bagus adanya, namun jika jumlah surfaktan terlalu banyak maka tentu akan membuat lapisan takut air yang sangat tinggi sehingga sulit ditembus udara untuk masuk ataupun keluar dari air limbah.

Solusinya adalah dengan meminimalisasi surfaktan yang masuk ke air limbah Anda. Atau Anda bisa juga menggunakan detergen yang lebih mudah diurai seperti detergen LAS.



5. Penggunaan Chemical
Penggunaan Chemical seperti Anti Foam, adalah solusi paling cepat yang dapat Anda ambil. Namun sejatinya solusi ini adalah solusi sementara saja, karena tidak mengangkat si penyakit dari akarnya. Dan walau terkesan cepat solusi penggunaan chemical anti foam untuk menghilangkan busa pada air limbah akan menambah beban operasional wwtp secara rutin.

Opsi ini saya sarankan diambil sebagai opsi urgen saja, yakni untuk mengatasi masalah jangka pendek saja dan bukan jangka panjang.

Butuh Chemical? Kontak Disini : Daftar bahan Kimia Water Treatment

6. Sprinkler Method
Metode penyemprotan air dari bagian atas tangki dapat menjadi pilihan yang cukup baik, jika Anda memiliki cukup air pada plant Anda. Dengan adanya air yang jatuh ke foam, maka foam akan terpecah dan berkurang.

Kekurangan dari cara ini adalah nantinya jumlah air limbah yang Anda olah akan bertambah akibat adanya air tambahan yang masuk ke sistem WWTP.

Lihat juga : Cara Menghilangkan Lumut dari Tangki

7.  Penggunaan Skimmer
Skimmer atau penyapu dapat menjadi pilihan tepat untuk kasus dimana si busa relatif stabil dan terukur ketinggiannya. Dengan penggunaan skimmer, si busa akan disapukan ke area tertentu dimana mereka dikumpulkan dan dipecahkan.



8. Konfigurasi Pemipaan
Cara selanjutnya untuk menghilangkan Busa Foam dari sistem pengolahan air limbah Anda adalah dengan mengatur pemipaan. Busa pada umumnya terjadi karena adanya kontak cairan dengan udara, sehingga mereka terperangkap dan menimbulkan gelembung.

Untuk mengatasinya, Anda dapat membuat pipa yang masuk kedalam tangki se rendah mungkin sehingga tidak terjadi benturan antara cairan dengan udara yang terlalu banyak.

9. Penumbuhan Bakteri Probiotik

Opsi nomor sembilan ini dapat diambil jika busa terjadi pada proses biologi khususnya area anaerob. Anda dapat menumbuhkan jenis bakteri prebiotik dari usus. Dimana mereka akan mencegah masuknya udara dan menggunakan udara yang ada untuk proses pemecahan rantai organik.

Nah Itu dia Daftar Cara Mengurangi dan Menghilangkan Busa/Foam Pada Air limbah. Untuk lebih jelasnya tentang desain dan konsultasi dapat menghubungi kami langsung di PT. CHEMINUSA.



Salam Hangat,


Mr. Anggi Nurbana

Bagikan

Jangan lewatkan

Cara Mengurangi dan Menghilangkan Busa Foam Pada Air Limbah
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.