Monday, 18 April 2016

TDS Meter Wajib dimiliki Operator WTP dan WWTP

Wajib Hukumnya Memiliki TDS Meter di WTP atau WWTP

apa saja fungsi dari alat tds meter

Air dikatakan layak dikonsumsi, bukan hanya karena tampilan fisiknya saja yang putih bening. Namun juga karena parameter kimia yang ada didalamnya sudah sesuai dengan standar air bersih dan layak konsumsi.

Lho kok bening aja ga cukup?
Ya iya lah bos, kalau asal bening Thineer juga bening! Si Bos mau minum Thineer?
Hehe saya bercanda (Tapi serius), untuk kita yang memang bergelut dengan dunia yang basah-basahan seperti di WTP atau WWTP maka penting sekali untuk kita memperhatikan nilai parameter kimia dari air yang kita olah baik dari sumber (Raw) ataupun hasil (Effluent/Product).

TDS Sangat Penting di Ukur!
Salah satu parameter yang wajib diukur di WTP ataupun WWTP adalah parameter TDS. TDS artinya adalah jumlah padatan yang terlarut di dalam air. Jumlah TDS yang tinggi menunjukan bahwa dalam air terdapat banyak sekali mineral ataupun padatan yang tidak terlihat sehingga air tersebut bisa disebut air yang tidak murni. Atau bahkan jika jumlahnya melebihi angka 2000 maka air tersebut dikatakan tidak layak lagi digunakan, hayo..

Ini dia 5 Alasan Kenapa Wajib Punya TDS meter

Oke lah sobat olah-air.com, sekarang om anggi mau menjabarkan nih kenapa sih sobat sekalian disini wajib punya TDS meter. Nah berikut ini uraiannya :

1. Dengan Mengukur TDS maka Pengoprasian Sistem dapat lebih Tepat

Yup inilah alasan yang pertama. TDS adalah parameter yang pasti ada baik di air sumber maupun air hasil atau effluent. Dan dengan melakukan pengukuran terhadap nilai TDS, maka kita jadi mengetahui seberapa baik kualitas sumber atau air yang kita hasilkan. Apakah air tersebut sudah memenuhi standar TDS yang diinginkan?

Jika kita memiliki TDS meter, maka kita dapat melakukan pengoprasian WTP dan WWTP dengan lebih tepat. Ketika TDS tiba-tiba naik jauh diatas historical trend data WWTP atau WTP. Kita dapat segera mencari penyebabnya. Apakah dari sumber atau ada kesalahan pengoprasian. Sehingga pengoprasian dapat segera diadaptasikan atau di set jika hal tersebut terjadi.

2. TDS lebih sulit diamati dari pada pH, jika tidak menggunakan alat

Anda yang berkecimpung di dunia air pasti akan setuju dengan pernyataan ini. Sebab yang namanya TDS itu memang tidak dapat dilihat oleh mata telanjang dan juga dirasakan secara jelas. Tidak seperti pH yang dapat diuji dengan kolorimetri (Pengukuran warna dengan indikator), TDS tidak bisa diuji dengan hal seperti itu.

Sehingga wajib, bagi sobat disini yang ingin agar hasil in dan outnya masuk dalam standar yang diminta untuk memiliki TDS meter. Ingat, TDS sulit diamati tanpa alat (Kecuali Anda memiliki ilmu kebatinan sensor TDS hehe).

3. Banyak Peralatan dan Produksi bergantung pada nilai TDS yang rendah

Proses Boiler, dan proses produksi makanan/minuman hanya bisa menerima air dengan TDS yang rendah. Karena jika ada  diatas 100 mg/L, maka boiler akan lebih cepat terjadi scale yang bisa menyebabkan naiknya pressure lalu BOOM!!

Di dunia farmasi dan makanan/minuman, dipersyaratkan air bersih yang digunakan hanya memiliki TDS dibawah 10 mg/L, bahkan ada yang mensyaratkan di 0,01 mg/L. Dan untuk memastikan perusahaan Anda memiliki sistem yang konsisten dengan hasil TDS yang rendah tersebut, tentunya Anda harus memiliki TDS meter. Dan tidak bisa pakai faktor perasaan atau katanya.

4. TDS yang tinggi = Merugikan dan Bahaya!

TDS yang tinggi pada air akan menyebabkan air tersebut menimbulkan scale atau deposit mineral jika digunakan sebagai air produksi. Dan juga bisa merusak kualitas produk.
Dalam bidang kesehatan, air dengan tds yang lebih dari angka 500 mg/L, tidak disarankan untuk diminum, dikarenakan dapat menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari.

Oleh karena itu untuk menghindari TDS yang berlebihan terjadi pada air hasil dari pengolahan. Penting sekali untuk sang operator memegang alat ini. Sehingga bagian produksi bisa terhindar dari kerugian karena air yang digunakan memiliki kandungan tds yang berlebihan.


5. Memiliki TDS Meter = Mengembangkan dan mendidik operator

Dengan memiliki alat TDS meter, maka secara tidak langsung sang operator akan lebih mendalami dan mengetahui korelasi antara TDS dan sistem pengolahan yang berlangsung sehingga dirinya akan memiliki pemahaman yang cukup untuk menangani over TDS.

Bisa karena terbiasa, itulah pepatah yang biasa Ayah saya bilang. Saya pribadi saat ini bisa memiliki pemahaman yang cukup untuk seputar water and waste water treatment karena setiap hari bergulat disana. Maka dari itu saya juga percaya seorang operator yang biasa memegang TDS meter akan terbiasa pula untuk dapat mengambil langkah cepat dalam menganalisan dan menurunkan nilai TDS dari air.

Nah itulah 5 alasan kenapa TDS meter wajib dimiliki oleh operator WTP dan WWTP. Kalau perusahaan Anda tidak mau juga memberikan Anda atau operator Anda TDS meter, maka Anda bisa membelinya sendiri. Saya yakin 100% alat ini akan sangat berguna bagi Anda, dan lagi harganya sangat murah. Hanya dibawah 200 ribu rupiah.




Bagikan

Jangan lewatkan

TDS Meter Wajib dimiliki Operator WTP dan WWTP
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.