Saturday, 12 December 2015

Bagaimana Menurunkan Kadar Besi Dalam Air Tanpa Menggunakan RO (Reverse Osmosis System)

Bagaimana Menurunkan Kadar Besi Dalam Air Tanpa Menggunakan RO (Reverse Osmosis System)

Bagaimana Cara menurunkan Kadar Besi dalam Air
Kalau Besi (IRON) yang ini ga bisa diturunkan pake cara biasa

Kalau bicara tentang reverse osmosis system, saya yakin diluar sana juga sudah banyak para praktisi yang sudah cukup kompten untuk menjelaskannya. Ya walau cukup banyak juga yang hanya bisa memasang tapi tidak tahu apa, kenapa dan bagaimananya.

Kenapa mesti tahu apa, kenapa dan bagaimananya??

Ilmu adalah pondasi dari setiap aktivitas yang kita lakukan, well setidaknya apapun yang saya lakukan termasuk Install RO (Reverse Osmosis) semua berdasarkan ilmu dan perhitungan yang saya miliki.

Tanpa adanya pemahaman terhadap prinsip dasar dan ilmu IPA, ditambah lagi dengan jam terbang dilapangan tentunya akan membuat seseorang membuat kesalahan-kesalahan dalam langkah yang diambil. Termasuk dalam memilih sistem yang tepat untuk pengolahan air/water treatment khususnya Reverse Osmosis System.


Flash Back Sedikit Kenapa Jadi Bahas Penurunan Kadar Besi

Saya masih ingat beberapa waktu yang lalu, saya dibully oleh orang yang mungkin hanya hobby baca artikel saja dari internet tanpa tahu kenyataan. Di milist teknik kimia saya bilang kalau besi itu bisa difiltrasi dengan menggunakan UF.

Dan tidak lama kemudian, ada seseorang (yang ngakunya ahli) membantah, sampai bilang saya ngaco.. Dengan berkata besi itu hanya bisa difiltrasi dengan RO atau menggunakan manganesse filter. Padahal.. Kalau dia lebih sering ke lapangan.. tentu dia tahu faktanya.. dan pasti tahu karakter dari besi..

Kalau mau tau cara nurunin COD disini : Teknik Untuk Menurunkan Nilai COD dalam Air

Menghindari Perdebatan Lebih Baik

Masih Curhat ni ya..
Maka dari pada saya berdebat di milist tersebut, yah lebih baik diamkan saja. Toh menang debat juga ga akan membuat saya mendapatkan proyek hehe.. Biarlah pengalaman yang menyadarkan dia.

Kembali ke bahasan ==> Besi bisa diturunkan kadarnya pake UF.

Sebelum pembaca ngotot tentang ukuran partikel besi. Mari kita kembali ke pelajaran dasar kimia..
Besi adalah suatu mineral yang memiliki dua valensi. Yakni besi (II) dan besi (III). Yang mana kita akan temukan besi (II) di FeSO4 dan besi tiga di FeCl3 (Ini kalau dipasaran).

Nah.. yang perlu diingat adalah stabil ga tuh Besi (II)??
Jawabannya adalah tidak, besi dua mudah sekali teroksidasi menjadi besi (III) yang nantinya besi (III) ini akan mudah membentuk sludge/endapan. bahkan tanpa perlu diberikan pereaksi sekalipun. Ga percaya?? Silahkan beli FeSO4, dan diamkan diudara terbukan selama setengah jam. Nanti akan jadi kuning.

Udah Tau Belum?? Cara Mengolah Limbah Cair Phenol

Nah apa tuh hubungannya dengan Filtrasi dengan UF?
Hehe.. Masa sih masih pada ga ngeh juga..
Kalau dalam bentuk endapan, maka besi akan mudah sekali disaring atau difiltrasi. Bahkan jika didepannya ditaruh sand filter sekalipun, maka jumlah besi yang keluar akan cukup berkurang. Apalagi ditambah dengan adanya penambahan bahan kimia seperti basa NaOH.

Aplikasinya gimana tuh Pak Anggi?

Download di Google Play Store (Becanda deng.. hehe soalnya bentar lagi olah-air.com ada aplikasi di webstore jadi teman-teman bisa dapet update postingan langsung di hape android.. Cie.. Canggih kan hehe).

Aplikasi sebenarnya adalah seperti ini, langkah-langkah dalam membuat besi berkurang dari dalam air dengan proses UF.

1. Tampunglah Air Dari sumbernya

Tahapan pertama dalam menurunkan kadar si Besi ini  sebenernya baca bismillah :), lalu kita persiapkanlah sebuah tempat penampungan.

Jika air yang akan Anda gunakan berasal dari sungai, atau sumur maka silahkan dibuat penampungan terlebih dahulu.

Penampungannya bisa berbentuk ground tank atau tangki PE pun ga apa apa.. Kalau Tangki Mild Steel atau SS, harus di lapis dulu supaya ga terjadi karat.

2. Lakukan aerasi

Langkan ketiga dalam menurunkan kadar besi adalah dengan aerasi.
Apa sih aerasi?? Baca ini dulu ya.. >> Cara Menghitung Tangki Aerasi

Dengan proses aerasi, kita akan menghemat penggunaan bahan kimia. Yang berarti juga meminimalisir TDS.
Si besi akan dioksidasikan oleh udara yang diinject melalui blower. Sehingga lama kelamaan akan berubah jadi besi III.


3. Inject Bahan Kimia (Jika Perlu)

Jika masih kurang yakin, Anda bisa melakukan injeksi bahan kimia koagulan plus basa untuk membuat si besi tadi benar-benar menjadi sludge yang dapat dipisahkan. Sehingga kadar besinya jadi turun.

4. Lakukan Filtrasi atau sedimentasi

Ada dua pilihan sih di langkah ke empat untuk menurunkan kadar besi tanpa RO ini. yaitu dengan melakukan filtrasi atau sedimentasi. Filtrasi dipilih jika debitnya kecil dan sludge ga terlalu banyak (Kalau banyak yah gempor dong ah.. sering ganti media).
Dan Kita pilih proses sedimentasi kalau sludgenya banyak banget.

Yang belum tahu proses sedimentasi itu apa, silahkan cek postingan ini :
Tiga Teknik Dasar Dalam Pengolahan Air

5. Boleh Deh Kita Filtrasi Dengan UF
Nah ketika sudah sampai disini, tahap terakhir kita bisa deh filtrasi ini air dengan menggunakan filter UF alias ultrafiltrasi. Dijamin Fe atau besinya sudah berkurang jauh kadarnya dari awal hingga ke titik ini.

Ye.. Curang si Om anggi mah.. ada Pretreatmentnya dulu!!

Hehe.. Kalau mau langsung juga bisa, kalau merasa banyak duit dan hobby ngeganti itu membrane UF ;p.

Mungkin hari ini cukup sekian artikel tentang cara menurunkan kadar Besi dalam air tanpa menggunakan Reverse Osmosis /RO.

Sebenarnya ada banyak cara lainnya yang lebih detail, kalau penasaran silahkan kontak saja langsung saya di Google plus atau via email.

PS :
Yang Email atau SMS Terror dan Spam, please hentikan ya   : (
Saya berbagi ilmu agar teman-teman dan pembaca mendapatkan pencerahan dan tidak melulu mengambil cara yang mahal. Rejeki sudah ada yang ngatur, jangan takut bapak yang pada jual RO jadi ga laku gara-gara saya bocorin ini ya..


Salam Hangat,


Mr. Anggi Nurbana

Bagikan

Jangan lewatkan

Bagaimana Menurunkan Kadar Besi Dalam Air Tanpa Menggunakan RO (Reverse Osmosis System)
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.